Breaking News:

Berita Batang

14 Pelanggar Lalu Lintas di Batang Dapat Surat Tilang Elektronik, Mayoritas Pemotor Tak Pakai Helm

Sejak sistem tilang elektronik diterapkan 23 Maret lalu, pelanggaran lalu lintas di Batang didominasi pemotor tak memakai helm.

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DINA INDRIANI
Kasat Lantas Polres Batang AKP Adis Dani Garta ditemui di Batang, Selasa (6/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Satlantas Polres Batang, Jawa Tengah, mencatat, ada 14 pelanggaran lalu lintas yang terekam kamera pemantau sejak pemberlakuan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE). Pelanggaran itu didominasi pemotor tak memakai helm.

"Dari hasil evaluasi, kami mencatat jumlah pengendara tidak memakai helm mendominasi pelanggaran tata tertib berlalu lintas yang tercatat sejak 23 sampai 31 Maret 2021, sebanyak 14 pelanggar," tutur Kasat Lantas Polres Batang AKP Adis Dani Garta, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Tak Lama Lagi, Pantai Sigandu Batang Bakal Dilengkapi Wahana Wisata Air Jetski

Baca juga: Nelayan Batang Keluhkan Pendangkalan di Muara Sungai Sambong, Akses Penting ke TPI

Baca juga: BPBD Batang Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem saat Pancaroba, Waspadai Pohon Tumbang

Baca juga: DMI Batang Minta Masjid Berjemaah Banyak Gelar Salat Tarawih 2 Sif, Terutama di Jalur Pantura

Selain tak memakai helm, pelanggaran lain yang terekam adalah melanggar marka jalan, perlengkapan kendaraan yang tidak lengkap, serta pelanggaran kecepatan batas.

Menurut Adis, para pelanggar akan diproses sesuai tahapan, mulai penerbitan surat konfirmasi pelanggaran lalu lintas disertai foto pelanggar yang dikirim ke alamat pelanggar melalui PT Pos, sesuai tanda nomor kendaraan bermotor.

"Kami sudah kirim surat konfirmasi pelanggaran dan proses pengiriman ke rumah dalam jangka waktu tujuh hari sudan diterima pelanggar," ujarnya.

Dia menjelaskan, jika pelanggar tidak melakukan konfirmasi selama 14 hari setelah surat diterima, STNK akan diblokir.

"Sebaliknya, jika melakukan konfirmasi, akan diberikan surat tilang, pembayaran dendanya bisa melalui Bank BRI atau PT Pos, atau mengikuti sidang di pengadilan negeri setempat," jelasnya.

AKP Dani menambahkan, saat ini, di Kabupaten Batang, terpasang satu ETLE yakni di Jalan Jenderal Sudirman.

"Untuk saat ini memang baru ada satu, ini kami rencanakan ada penambahan di simpangan jalan yang memang perlu diterapkan tambahan ETLE karena alhamdulillah, penerapan ETLE sementara ini efektif," ujarnya. (*)

Baca juga: Setelah Serempat Sepeda Ontel, Pemotor di Kesesi Pekalongan Terjatuh dan Tewas Tertabrak Motor Lain

Baca juga: Orangtua Sempat Persoalkan Vaksinasi bagi Siswa, Disdikpora Kudus: Belum 18 Tahun, Tidak Bisa

Baca juga: Gelar Upaca Bendera di Atas Perahu, Ini Harapan Nelayan Tambakrejo Semarang di Hari Nelayan Nasional

Baca juga: Dragan Janjikan Laga PSIS Kontra PSM Makassar di 8 Besar Piala Menpora Menarik, Ini Alasannya

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved