Berita Banyumas

Cerita Siswi SMP Negeri 9 Purwokerto Ikuti Uji Coba PTM, Monita: Senang Akhirnya Bisa Ketemu Teman

Simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di Jawa Tengah serentak dilaksanakan mulai hari ini, Senin (5/4/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di Jawa Tengah serentak dilaksanakan mulai hari ini, Senin (5/4/2021).

Di Banyumas, uji coba pembelajaran tatap muka dilakukan di sejumlah sekolah, di antaranya di SMP Negeri 9 Purwokerto.

Kepala SMP Negeri 9 Purwokerto Herry Nuryanto mengatakan, sebelum uji coba sekolah tatap muka, guru yang akan mengampu di kelas, menjalani rapid tes.

Ada 49 guru di sekolah tersebut yang menjalani tes.

"Hari ini, ada kurang lebih 110 siswa, dari kelas 7, yang berangkat. Sepekan berangkat dua kali. Kelas 7 berangka hari Senin dan Kamis, kelas 8 masuk Selasa Jumat, dan Kelas 9 masuk Rabu Sabtu," jelas Herry, kepada Tribunbanyumas.com.

Baca juga: Jelang PTM di Banyumas, Vaksinasi Diprioritaskan bagi 250 Guru dan Tenaga Administrasi di 5 Sekolah

Baca juga: Gelar Seminar, MUI dan TP PKK Banyumas Bedah Pernikahan Anak dari Sisi Agama Islam dan Kesehatan

Baca juga: Restoran di Banyumas Boleh Buka Siang Hari saat Ramadan tapi Harus Pasang Gorden

Di hari pertama uji coba masuk sekolah, siswa mendapat penjelasan terkait penerapan protokol kesehatan dan kebiasaan baru di lingkungan sekolah.

Sejumlah aturan wajib yang diterapkan di antaranya, tidak boleh pinjam alat tulis, bawa bekal, dan tidak boleh berangkat sekolah mengendarai kendaraan umum.

Untuk pelajaran, sehari, setiap kelas menggelar empat mata pelajaran dengan durasi masing-masing 35 menit.

Saat masuk kelas, semua siswa wajib melepas sepatu.

"Guru-guru sudah di vaksin, hasil rapid juga negatif, syaratnya harus rapid dulu sih memang," ujarnya.

Asisten Pemerintah dan Kesra Setda Banyumas, Didi Rudwiyanto mengatakan, kunci utama uji coba pembelajaran tatap muka ini adalah izin orangtua.

"Orangtua harus memastikan anak sehat, sanggup mengantar jemput anak, kalau dekat naik sepeda gak papa. Kemudian, tidak boleh jajan di luar," ungkapnya.

Satgas Covid-19, menurutnya, harus terus memantau pelaksanaan simulasi ini. Pihak sekolah juga wajib mempersiapkan fasilitas kesehatan UKS secara maksimal.

"Jika lancar, akan kami evaluasi dan baru nanti laporan ke gubernur untuk menambah. Banyak sekolah di Banyumas yang siap," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved