Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

23 Desa Terima Dana Hibah Upland, Bupati Banjarnegara: Gunakan Secara Cermat, Jangan Dikorupsi

Pelaksanaan kegiatan selama 4 tahun (2021-2024), dengan nilai hibah Rp 55.917.420.000 dan untuk 2021 teralokasi anggaran sebesar Rp 12.495.949.800.

PEMKAB BANJARNEGARA
Pengarahan Bupati Budhi Sarwono kepada penerima dana hibah Upland, di Pendapa Dipayuda Kabupaten Banjarnegara, Senin (5/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Kabupaten Banjarnegara menjadi satu di antara 13 daerah yang menerima bantuan dana hibah kegiatan “The Development of Integrated-Farming System in Upland Areas” (Upland). 

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono mengajak para penerima dana Upland bersyukur.

Hal itu dikarenakan Banjarnegara terpilih menerima dana hibah dari 535 kabupaten kota di Indonesia.

Baca juga: Tiang Jembatan Ambrol di Penusupan Banjarnegara, Hanya Motor dan Pejalan Kaki yang Boleh Melintas

Baca juga: Evakuasi Butuh Waktu 10 Jam, Mobil Boks Es Krim yang Terseret Longsor di Plumbungan Banjarnegara

Baca juga: Bupati Banjarnegara Sindir Kondisi Anak Selama Belajar Daring, Mereka Jadi Makin Pintar Game Online

Baca juga: Puluhan Tahun Hidup Tanpa Televisi di Rumah, Begini Cerita Tuswadi Sekeluarga di Banjarnegara Ini

“Dana Upland itu untuk kegiatan dan kesejahteraan masyarakat."

"Gunakan secara cermat, jangan dikorupsi,” kata Bupati pada pengarahan kepada penerima kegiatan Upland, di Pendapa Dipayuda Banjarnegara, Senin (5/4/2021). 

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Totok Setya Winarna menjelaskan, dana hibah Upland bersumber dari Islamic Development Bank dan International Fund for Agricultural Development.

Di Kabupaten Banjarnegara, dana difokuskan untuk kegiatan integrasi antara tanaman kopi dengan ternak (domba batur dan kambing).

Pelaksanaan kegiatan selama 4 tahun (2021-2024), dengan nilai hibah Rp 55.917.420.000 dan untuk 2021 teralokasi anggaran sebesar Rp 12.495.949.800.

Adapun penerima manfaat tersebar di 23 desa di 3 kecamatan.

Yakni Kecamatan Batur, Pagentan, Pejawaran, yang mempunyai kegiatan integrasi tanaman kopi dengan ternak, baik domba maupun  kambing. 

Totok menambahkan, dana hibah upland digunakan untuk fasilitasi infrastruktur tani, pengembangan kopi berikut sarana produksi.

Termasuk juga pengembangan ternak, fasilitasi pengolahan dan pasca panen, pengembangan akses pembiayaan maupun peningkatan kapasitas dan kelembagaan petani. 

Jumlah kelompok yang terfasilitasi mencapai 33 kelompok dengan anggota mencapai 1.019 orang.

Adapun rinciannya, alokasi dana itu untuk infrastruktur tani yang meliputi jalan usaha tani yang siap dibangun sepanjang 21.839 meter, 3 embung, irigasi perpipaan sepanjang 15.277 meter. 

Termasuk untuk pengembangan kopi arabika mencapai luasan 473 hektare, serta pengembangan ternak mencapai 726 ekor, meliputi 506 domba 506 dan 220 kambing. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Siswa Diberi Waktu Istirahat 15 Menit, Begini Gambaran Hari Pertama Uji Coba PTM SMPN 1 Kota Tegal

Baca juga: Mau Mencicipi Nasi Mandhi? Kuliner Khas Timur Tengah Ini Ada di Kota Tegal, Dijamin Bikin Ketagihan

Baca juga: Komisi E DPRD Jateng Minta Uji Coba Sekolah Tatap Muka Ditunda, Ini yang Membuat Khawatir

Baca juga: Perwakilan Warga Terdampak Tol Demak Datangi Kantor DPRD Jateng, Maksud Ingin Mengadu Tapi Kecele

Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved