Breaking News:

Berita Nasional

Bupati Bandung Barat dan Anaknya Jadi Tersangka, Diduga Korupsi Dana Darurat Covid-19

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Bandung Barat periode 2018-2023 Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna bersama Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Bandung Barat periode 2018-2023 Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 Tahun 2020.

Selain Aa Umbara, KPK juga menetapkan dua tersangka lain, yakni Andri Wibawa dan M Totoh Gunawan.

Keduanya merupakan pihak swasta yang mengerjakan proyek di Dinas Sosial Pemkab Bandung Barat.

Sementara, Andri Wibawa juga merupakan anak dari Aa Umbara.

Kendati demikian, KPK hanya menahan satu orang tersangka, yakni M Totoh Gunawan.

"Dua tersangka, yaitu AUS (Aa Umbara Sutisna) dan AW (Andri Wibawa), hari ini telah dilakukan pemanggilan namun yang bersangkutan mengkonfirmasi tidak bisa hadir karena sakit," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: KPK Sidik Dugaan Suap Pajak: Pegawai Kemenkeu Dikabarkan Terima Puluhan Miliar dari Wajib Pajak

Baca juga: Jumat Keramat, OTT KPK Seret Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Ini Kata Ali Fikri

Baca juga: Kejari Periksa Lagi 4 Saksi Kasus Dugaan Korupsi APBD Kecamatan Purbalingga, Total 8 Saksi Dipanggil

Baca juga: Korupsi Dana Covid-19, Green House Disegel di Cilogok Banyumas, Tersangka Rekan Dekat Anggota DPR RI

"Tim penyidik akan melakukan penjadwalan dan pemanggilan ulang yang akan kami informasikan lebih lanjut dan mengingatkan agar para tersangka koperatif hadir memenuhi panggilan dimaksud," ucap Marwata.

Marwata mengatakan, pada Maret 2020, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menganggarkan sejumlah dana untuk penanggulangan pandemi Covid-19 dengan melakukan refocusing anggaran APBD tahun 2020 pada Belanja Tidak Terduga (BTT).

"April 2020, diduga ada pertemuan khusus antara AUS (Bupati Bandung Barat periode 2018-2023) dengan MTG (M Totoh Gunawan) yang membahas keinginan dan kesanggupan MTG untuk menjadi salah satu penyedia pengadaan paket bahan pangan (sembako) pada Dinas Sosial KBB dengan kesepakatan adanya pemberian komitmen fee sebesar 6 persen dari nilai proyek," kata Marwata.

Untuk merealisasikan keinginan M Totoh Gunawan, kemudian Aa Umbara memerintahkan Kepala Dinas Sosial KBB dan Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa KBB untuk memilih dan menetapkan MTG sebagai salah satu penyedia pengadaan paket sembako pada Dinas Sosial KBB.

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved