Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Puluhan Tahun Hidup Tanpa Televisi di Rumah, Begini Cerita Tuswadi Sekeluarga di Banjarnegara Ini

Keluarga Dr Tuswadi, anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia bersama istri dan 4 putrinya yang masih sekolah sejak dahulu tidak memiliki televisi.  

TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Aktivitas Dr Tuswadi, Direktur Politeknik Banjarnegara di rumahnya, Kamis (1/4/2021). 

Mereka bersama anak-anaknya menghabiskan waktu 6 tahun di Jepang untuk menjalani tugas belajar.

Putri bungsu mereka yang kini kelas 3 SD bahkan lahir di Hiroshima.

Sementara ketiga anak lainnya sejak PAUD sampai SMP terdidik di Negeri Sakura dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi.

"Baik sebelum dan sesudah kembali ke Indonesia dari Jepang, kami tidak memelihara televisi," kata penulis buku best seller, Inspirasi Keluarga Pembelajar Negeri Sakura (2018) ini kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (1/4/2021). 

Bagi keluarga itu, acara-acara di layar kaca dipandang lebih banyak mudarat daripada manfaatnya. 

Infiltrasi budaya-budaya negatif akan mudah merambah ke kehidupan keluarga ketika tidak selektif dalam memilih tontonan yang mendidik dan bermanfaat. 

Kenyataannya, kata dia, banyak keluarga dengan televisi yang sulit mengendalikan anak-anaknya agar disiplin belajar di rumah, serta taat beribadah tepat waktu. 

Banyak tayangan televisi tidak mendidik, semisal seputar gosip selebriti yang tidak penting untuk diikuti masyarakat. 

Belum lagi, budaya konsumtif dan hedonis di layar kaca sedikit banyak memengaruhi perilaku keluarga. 

Aktivitas kedua anak Dr Tuswadi, Direktur Politeknik Banjarnegara di rumahnya, Kamis (1/4/2021).
Aktivitas kedua anak Dr Tuswadi, Direktur Politeknik Banjarnegara di rumahnya, Kamis (1/4/2021). (TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI)

Baca juga: Bioskop di Kota Tegal Masih Sepi Penonton, Pengelola Berharap Bisa Tambah Jam Operasional

Baca juga: Terkait Larangan Mudik Lebaran, Bupati Tegal Umi Azizah Belum Ambil Sikap. Tunggu Kebijakan Pusat

Baca juga: Pesan Romo Agustinus untuk Umat Kristen di Tegal dalam Paskah 2021: Harus Lebih Peduli dan Peka

"TV jika tidak bisa dikendalikan, akan menjadi racun bagi kehidupan sehat dan produktif,” ujar Dr Tuswadi.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved