Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Puluhan Tahun Hidup Tanpa Televisi di Rumah, Begini Cerita Tuswadi Sekeluarga di Banjarnegara Ini

Keluarga Dr Tuswadi, anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia bersama istri dan 4 putrinya yang masih sekolah sejak dahulu tidak memiliki televisi.  

TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Aktivitas Dr Tuswadi, Direktur Politeknik Banjarnegara di rumahnya, Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Televisi menjadi barang primer yang tak terpisahkan dari kehidupan kebanyakan para keluarga.

Terlebih, harga barang elektronik itu terjangkau oleh semua kalangan, baik yang kurang mampu ataupun di kelas menengah atas. 

Bahkan tak jarang, dalam sebuah keluarga, ada lebih dari satu televisi di satu rumah. 

Tetapi ini tidak berlaku bagi sebuah keluarga seorang doktor di Kabupaten Banjarnegara. 

Baca juga: Sterilisasi Gereja Jelang Paskah di Banjarnegara, Polisi Cek Kondisi CCTV

Baca juga: Saat Harga Gabah Anjlok, Petani di Banjarnegara Ini Bisa Jual Beras Rp 25 Ribu/Kg. Ini Rahasianya

Baca juga: Kisah Bocah Penderita Hidrosefalus di Kebondalem Banjarnegara, Dwi Aryanto Juga Kekurangan Gizi

Baca juga: Sembilan Pasangan Seketika Panik Saat Polisi Datang, Bukan Pasutri Lagi Ngamar di Banjarnegara

Keluarga Dr Tuswadi, anggota Akademi Ilmuwan Muda Indonesia bersama istri dan 4 putrinya yang masih sekolah sejak dahulu tidak memiliki televisi.  

Tentu bukan karena mereka tidak punya uang untuk membeli televisi.

Mereka punya alasan tersendiri untuk menghindari media televisi di rumah. 

Dr Tuswadi sehari-hari menjabat sebagai Direktur Politeknik Banjarnegara

Dia bersama istri, Dr Wiji Astuti, sama-sama berprofesi sebagai guru bahasa Inggris.

Mereka peraih master dan doktor dari Hiroshima University Jepang.  

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved