Berita Jawa Tengah

Coffee Cump, Pilihan Asyik Nginap di Tengah Areal Perkebunan Kopi, Hadir di Kabupaten Semarang

Coffee Cump sengaja diluncurkan karena berdasarkan survei litbang Kompas di tengah pandemi virus corona (Covid-19), tren wisata berkonsep outdoor.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Fasilitas Coffee Cump yang terletak di Kampoeng Kopi Banaran, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Upaya menarik minat pecinta wisata alam terbuka, 
Kampoeng Kopi Banaran menawarkan fasilitas Coffee Cump.

Itu adalah sensasi menginap di tengah-tengah areal perkebunan kopi yang terletak di Jalan Raya Bawen-Solo Km 1,5 Bawen, Kabupaten Semarang.

Baca juga: Organda Kabupaten Semarang Minta Pemerintah Beri BLT sebagai Kompensasi Larangan Mudik Lebaran

Baca juga: Langgar Jam Malam, 2 Tempat Hiburan Malam di Kota Semarang Disegel

Baca juga: 15 Rumah di Bedono Kabupaten Semarang Rusak Akibat Longsor, Dipicu Hujan Deras 3,5 Jam

Baca juga: Dispar Kabupaten Semarang Andalkan Candi Gedongsongo dan Bukit Cinta, Target 3 Juta Pengunjung

GM Kampoeng Kopi Banaran, Frina Bonita mengatakan, fasilitas Coffe Cump sekaligus mengawali kerja sama dengan Dyandra Banaran Nusantara KG Group yang akan mendesaign sejumlah pembaharuan agar lebih banyak pilihan bagi pengunjung. 

"Selain yang terbaru kami ada fasilitas Coffee Cump ke depan ditambah arena jogging track."

"Itu untuk menampung komunitas sepeda dan penghobi lari."

"Insya Allah pada awal Juni 2021, sudah dapat dinikmati," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (1/4/2021).

Menurut Frina, area Coffee Cump sengaja diluncurkan karena berdasarkan survei litbang Kompas di tengah pandemi virus corona (Covid-19), tren wisata berkonsep outdoor sangat diminati para traveller. 

Ia menambahkan, pada area Coffee Cump pengunjung disuguhi pemandangan danau Rawa Pening dan Gunung Telomoyo.

Sehingga, lanjutnya, potensi alam terbuka tersebut bakal diminati pelaku wisata yang menyukai petualangan. 

" Coffee Cump ini cocok bagi pecinta adventure, travelling karena dapat langsung menikmati suasana alam dan melihat gunung."

"Kami juga sedang menyiapkan paket khusus perjalanan menikmati suasana alam pada tiga gunung yakni Gunung Telomoyo, Gunung Ungaran, dan Gunung Merbabu," katanya.

Frina menjelaskan, bagi pengunjung yang ingin bermalam pada areal Coffe Cump dibanderol mulai Rp 700 sampai 850 ribu per malam.

Apabila ingin menambah tempat tidur dikenakan biaya tambahan senilai Rp 150 ribu. 

Dia menyatakan, sementara ini telah tersedia sebanyak 10 tenda hunian dilengkapi tempat tidur dan properti pendukung seperti meja dan lemari. 

"Total ada 13 tenda tetapi yang siap ditempati baru 10 tenda cump."

"Per malam untuk harga Rp 700 ribu hanya menampung maksimal 2 orang."

"Sedangkan untuk bertiga Rp 850 ribu dan extrabed dikenai tambahan Rp 150 ribu maksimal 4 orang," ujarnya.

Pihaknya mengungkapkan, Kampoeng Kopi Banaran bersama Dyandra berupaya menjadikan areal perkebunan kopi seluas 39,11 hektare tersebut menjadi tempat berkumpulnya berbagai komunitas.

Lebih lanjut, selain penambahan fasilitas sejumlah rencana revitalisasi serta beragam event akan dihelat, termasuk berusaha menyajikan menu makanan baru. (M Nafiul Haris)

Baca juga: Pemerintah Resmikan Gudang Sistem Resi Gudang Bawang Merah di Brebes, Ini Manfaatnya

Baca juga: Pemilik Odong-odong di Kota Tegal Diberi Waktu Sebulan, Ubah Spesifikasi Jadi Sepeda Wisata

Baca juga: Bertambah Menjadi 53 Orang Positif Covid-19, Klaster Senam Warga Penusupan Kabupaten Tegal

Baca juga: Satu dari Tiga Teknisi Tewas Seusai Tersengat Listrik, Perbaiki Lampu di SPPBE Petarukan Pemalang

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved