Breaking News:

Berita Kriminal

Cari Korban di Mal di Kota Semarang, 4 Pelaku Gendam Gasak Uang Rp 90 Juta. Ditangkap saat Karaoke

Unit Resmob Polrestabes Semarang menangkap empat pelaku gendam yang beraksi di pusat perbelanjaan.

TRIBUNBANYUMAS/HERMAWAN HANDAKA
Anggota Polrestabes Semarang menunjukkan empat pelaku gendam di Kota Semarang, dalam gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Selasa (30/3/2021). 

Pada TKP pertama, korban mengalami kerugian Rp 52 juta dan di TKP kedua, korban mengalami kerugian Rp 38,5 juta.

"Korban melaporkan hal tersebut ke Polrestabes Semarang," imbuhnya.

Indra menjelaskan, para tersangka ditangkap di wilayah Salatiga dan Klaten pada Selasa (16/3/2021), dua pekan lalu.

Tiga tersangka, yakni Andreas, Rio, dan Hermasyah, ditangkap saat sedang karaoke di Kopeng. Sementara satu tersangka, ditangkap di Kabupaten Klaten.

"Pengakuan para tersangka, baru dua kali melakukan aksi kejahatan tersebut. Kami menilai, para pelaku ini telah lihai melakukan aksi tipu daya tersebut," tuturnya.

Baca juga: Dipastikan Juli 2021, Anak-anak Sudah Bisa Bersekolah Lagi, Hasil Keputusan SKB Empat Menteri

Baca juga: Breaking News! PSIS Semarang Juara Grup A Piala Menpora 2021, Urutan Kedua Barito Putera

Baca juga: Kisah Bocah Penderita Hidrosefalus di Kebondalem Banjarnegara, Dwi Aryanto Juga Kekurangan Gizi

Baca juga: Dua Perusahaan Ini Bantu Alat Swab Antigen, Pemkab Pemalang Terima 300 Unit

Lanjut Kasatreskrim, para pelaku melakukan aksinya secara stasioner di beberapa lokasi selama dua bulan. Mereka membidik korban di pusat perbelajaan.

"Untuk mengelabuhi korban, mereka menggunakan sarana telur. Tersangka sebelumnya memasukkan benda berupa jarum maupun rambut ke telur. Hal ini bertujuan agar korban percaya saat telur dipecah terdapat jarum maupun rambut merupakan aura buruk atau hal gaib," terangnya.

Ia menuturkan barang bukti yang disita dari tangan pelaku yakni uang tunai hasil kejahatan sebesar Rp 5,5 juta, satu unit mobil Terios untuk sarana kejahatan, tiga jam tangan, dan dompet.

Tidak hanya itu, polisi menyita 17 kartu ATM bukan milik para pelaku.

"Para pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved