Breaking News:

Berita Karanganyar

TKI asal Jumantono Karanganyar Tewas di Kapulauan Riau, Speedboat yang Ditumpangi Tenggelam

TKI asal Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Supriyono (40), tewas setelah speedboat yang ditumpangi tenggelam di perairan Karimun, Kepulauan Riau.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Anggota Polsek Jumantono dan Koramil mengonfirmasi keluarga Supriyono, TKI yang ditemukan meninggal dunia di Perairan Pangke, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Senin (29/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Supriyono (40), tewas setelah speedboat yang ditumpangi tenggelam di perairan Karimun, Kepulauan Riau, Minggu (28/3/2021).

Rencanannya, pemulangan jenazah warga Bakaran RT 01 RW 6 Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono, itu ditempuh lewat jalur darat.

Kapolsek Jumantono Iptu Darsito mengungkapkan, informasi yang diterima, Supriyono merupakan TKI yang bekerja di Malaysia.

Baca juga: Orangtua Peserta Didik Pertanyakan Vaksinasi Guru, Begini Komentar Kepala SMPN 1 Karanganyar

Baca juga: Harga Cabai Rawit Berangsur Turun di Karanganyar, Kini Rp 90 Ribu per Kilogram

Baca juga: Tiga Bulan Ini Guru Honorer Belum Gajian, Disdikbud Karanganyar: Masih Proses, Cairnya Awal April

Baca juga: Museum Dayu Karanganyar Diperkirakan Mulai Beroperasi April 2021, Pekan Depan Dibahas

Saat kejadian, dia tengah menempuh perjalanan laut. Namun, belum jelas tujuan perjalanan laut itu.

Hingga akhirnya, terjadi kecelakaan air tersebut. Kapal cepat yang ditumpangi tenggelam.

Dalam kejadian itu, enam orang selamat dan tiga penumpang hilang sehingga dalam pencarian, termasuk Supriyono.

Setelah dilakukan pencarian, jenazah Supriyono akhirnya ditemukan di Perairan Pangke, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Senin (29/3/2021).

Bersama pihak Koramil dan Kecamatan Jumantono, kapolsek kemudian mengecek sekaligus meneruskan informasi ini ke keluarga Supriyono.

"Laporan sudah kami terima. Kami lakukan pengecekan apakah benar korban yang ditemukan itu warga Jumantono," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Selasa (30/3/2021).

Terpisah, Camat Jumantono Sutrisno menyampaikan, belum tahu persis berapa lama Supriyono bekerja sebagai TKI di Malaysia.

"Ini proses pemulangan. Kemungkinan, dua hari tiba di rumah karena lewat jalur darat," ujarnya. (*)

Baca juga: Jelang Lawan Arema FC di Piala Menpora, Komentar Kapten PSIS Semarang: Jadi Laga Penentu Buat Kami

Baca juga: Warga Dukuh Sobrah Ini Didenda Rp 1 Juta, Hasil Vonis Terhadap Pedagang Miras di Sukolilo Pati

Baca juga: Sembilan Pasangan Seketika Panik Saat Polisi Datang, Bukan Pasutri Lagi Ngamar di Banjarnegara

Baca juga: Empat Pengendara Kena Tilang Elektronik, Parkir di Jalan Pancasila Kota Tegal

Penulis: Agus Iswadi
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved