Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Kisah Bocah Penderita Hidrosefalus di Kebondalem Banjarnegara, Dwi Aryanto Juga Kekurangan Gizi

Pada usia yang masih beliau, Dwi Aryanto dioperasi melalui penyedotan cairan di kepalanya. 

TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Dwi Aryanto penderita Hidrosefalus sekaligus kekurangan gizi dirawat ibunya di Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (30/3/2021). 

Menurut Tegar Jati Kusuma, dokter RSI Banjarnegara ini, setelah melakukan pemeriksaan baik hasil CT scan maupun secara langsung.

Operasi dilakukan untuk membuang cairan di kepala Dwi Aryanto, tergolong berhasil. 

Nyatanya, sampai usia sembilan tahun kepala anak itu tak lagi membesar. 

"Bagus hasil operasinya, tidak membesar kepalanya."

"Selain itu juga ada masalah di paru-parunya," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (30/3/2021).

Dokter yang juga aktif di Sarsipol (Sehat Aman Rumah Sakit Indonesia Pelayanan Online) ini mengatakan, masalah terbesar anak tersebut saat ini adalah kekurangan gizi. 

Perlu asupan gizi yang bagus untuk anak tersebut yang disesuaikan kondisi kesehatan tubuhnya. 

"Kami melihat dia alami mal nutrisi, bahasa mudahnya kekurangan gizi," tandasnya.

Agus Ujianto, Direktur RSI Banjarnegara itu mengatakan, akan mendukung proses penyembuhan Dwi Aryanto.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dokter spesialis untuk penanganannya agar sesuai dengan kebutuhan anak. 

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved