Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Kisah Bocah Penderita Hidrosefalus di Kebondalem Banjarnegara, Dwi Aryanto Juga Kekurangan Gizi

Pada usia yang masih beliau, Dwi Aryanto dioperasi melalui penyedotan cairan di kepalanya. 

TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Dwi Aryanto penderita Hidrosefalus sekaligus kekurangan gizi dirawat ibunya di Desa Kebondalem, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (30/3/2021). 

"Untuk mengeluarkan cairan tersebut dilakukan di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto."

"Di usia tujuh tahun seharusnya dilakukan operasi kembali," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (30/3/2021).

Dua tahun lalu, saat usia 7 tahun, waktu yang ditunggu untuk operasi tiba.

Tetapi anaknya justru mengalami mal nutrisi atau kekurangan gizi sampai sekarang. 

Anak itu kini bukan harus berjuang melawan penyakit Hidrosefalus, namun juga mal nutrisi yang membuat tubuhnya kering kerontang. 

Karenanya, kesehatannya secara umum harus diperbaiki.

Berat badannya harus ditingkatkan.

Di usia sembilan tahun ini, beratnya tak lebih dari 10 kilogram. 

"Dua tahun lalu tak bisa operasi."

"Oleh pihak rumah sakit juga disebutkan harus memperbaiki kondisinya terlebih dahulu," katanya.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved