Berita Kudus

Antibodi Sejumlah Nakes Kudus Tak Terbentuk seusai Divaksin Covid, Plt Bupati Usul Vaksinasi Ulang

Antibodi sejumlah tenaga kesehatan RS Mardi Rahayu‎ Kudus tidak terbentuk, pascavaksinasi Covid-19.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
ILUSTRASI. Petugas medis Puskesmas Purwokerto Barat menunjukan vaksin Sinovac, Kamis (25/2/2021). 

Namun, sampai saat ini, pihaknya belum mendapatkan petunjuk untuk meakukan vaksinasi ulang.

"Kalau misalnya antibodi masih rendah, perlu divaksin lagi. Tapi, belum ada instruksi itu," ujarnya.

Vaksinasi juga perlu dilakukan untuk tenaga kesehatan yang terkena Covid-19 setelah penyuntikan dosis pertama.

Baca juga: Bom Bunuh Diri Meledak di Gereja Katedral Makassar: Pelaku Naik Motor, Sempat Ditahan Penjaga Gereja

Baca juga: Warga Juwana Pati Beli Uang Palsu Lewat Media Sosial, Dibelanjakan untuk Membayar HP

Baca juga: Paling Lama Satu Jam Urus SKCK di SPKT Polres Pemalang

Baca juga: SMAN 2 Purwokerto Jadi Sekolah Siaga Kependudukan, Diintegrasikan ke Beberapa Mata Pelajaran

Menurutnya, ada dua tenaga kesehatan yang akan divaksin setelah tiga bulan dari penyuntikan yang pertama kali.

"Ada dua orang nakes ini belum divaksin dosis kedua, menunggu tiga bulan karena kena Covid," ucapnya.

Sementara itu, ‎Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo berharap, tenaga kesehatan yang belum terbentuk antibodinya bisa divaksin ulang.

"Ya, kalau saya, maunya divaksin ulang," ujar dia.

Kendati demikian, pihaknya belum mendapatkan instruksi dari pemerintah pusat terkait vaksinasi ulang bagi penerima vaksin yang tidak terbentuk antibodinya.

"Belum ada instruksinya untuk itu (vaksinasi ulang-red)," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved