Breaking News:

Berita Kebumen

Serangga Bersayap Serbu Jembatan Pelangi Kebumen saat Malam, Ibu dan 2 Anak yang Melintas Terjatuh

Kecelakaan ini dipicu munculnya ratusan serangga di jembatan yang menghubungkan Kecamatan Pejagoan dan Kebumen kota itu.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Anggota patroli Polres Kebumen berjaga dan membantu menerangi Jembatan Pelangi, Rabu (24/3/2021) malam. Ini dilakukan lantaran serangan serangga di jembatan ini memicu kecelakaan pengendara motor. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Seorang pengendara sepeda motor bersama dua anak terjatuh saat melewati Jembatan Pelangi Kebumen. Kecelakaan ini dipicu munculnya ratusan serangga di jembatan yang menghubungkan Kecamatan Pejagoan dan Kebumen kota itu.

Kejadian ini pun terekam video amatir warga dan viral di media sosial.

Beruntung, pengendara perempuan itu selamat dan segera ditolong warga untuk melanjutkan perjalanan.

Kawanan serangga yang beterbangan di sepanjang jalan jembatan itu melahirkan ancaman saat ada sorotan lampu kendaraan.

"Mohon perhatiannya. Ini ada yang jatuh lagi. Karena licin, licin karena banyaknya (serangga) yang terbang di sini," kata seorang warganet dalam video amatir itu.

Baca juga: Pemicu Awal Karena Cemburu, Warga Sempor Kebumen Ini Keroyok Rekannya Seusai Pesta Miras

Baca juga: Dua Warga Banjarnegara Ini Bernasib Apes, Gagal Curi Kambing di Kebumen, Begini Ceritanya

Baca juga: Anak yang Dibacok Tetangganya di Argopeni Kebumen Dapat Pendampingan Psikologi

Baca juga: Bupati Kebumen Fasilitasi Sedan Mewah Camry Plus Sopir untuk Pasangan Pengantin, Gratis!

Alfonsus, pengendara memastikan kebenaran informasi itu saat melintasi jembatan dalam perjalanan berangkat kerja, Rabu (24/3/2021) pagi.

Ternyata, saat hari berubah terang, ribuan serangga itu tidak terlihat lagi beterbangan. Hanya, masih tersisa potongan sayap atau anggota tubuh hewan yang berserakan di jalan.

Ia mengatakan, fenomena kemunculan serangga di seputar Jembatan Pelangi Kebumen biasa terjadi setiap tahun. Tetapi, tidak setiap malam hewan itu muncul.

Ia pun tidak bisa memastikan jenis hewan yang menganggu mobilitas pengguna jalan itu.

"Itu sejenis serangga tapi saya tidak tahu namanya apa," katanya. (*)

Baca juga: Pasar Rejosari Salatiga Dibangun Ulang Mulai Mei, Pedagang Direlokasi sementara ke Pasar Andong

Baca juga: Siapakah Bunda Melon? Kombatan Sebut Terkait Korupsi Dana Bansos Covid-19 di Banyumas

Baca juga: Banyumas Berpeluang Terima Anugerah Parahita Ekapraya Utama, Soal Kesetaraan Gender

Baca juga: Belum Genap Sehari Ada 78 Pelanggaran di Purwokerto, Terekam Kamera ETLE, Mayoritas Tidak Pakai Helm

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved