Breaking News:

Berita Kendal

Lapas Kendal Masih Jalankan Program Asimilasi, Napi Baru Berpotensi Keluar Penjara Lebih Cepat

Sebanyak 22 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal menjalani asimilasi Covid-19.

TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Ilustrasi. Seorang napi Lapas Kelas IIA Kendal sedang video call dengan istrinya secara gratis, Selasa (2/6/2020). 

"Januari lalu, 17 napi, kami asimilasikan. Total, ada 22 napi yang saat ini masih aktif menjalani asimilasi," ujarnya.

Selama menjalani asimilasi, narapidana tidak diperkenankan pergi ke mana-mana kecuali untuk bekerja.

Selain itu, pihak keluarga harus bisa menjamin yang bersangkutan agar menjalani waktu asimilasi dengan baik dan benar. Termasuk, tidak melakukan tindak kejahatan apapun.

Baca juga: Beri Wejangan ke PSIS Semarang Jelang Laga Lawan Barito Putera, Liluk: Jangan Nerveous, Enjoy Aja

Baca juga: Pria Berkaus Hendi-Ita Ditemukan Tewas di Halte BRT Dr Cipto Semarang, Ada Motor Terpakir di Lokasi

Baca juga: Pohon Randu Jajar di Desa Sikasur Pemalang, Selain Hits untuk Swafoto Juga Menyimpan Cerita Mistis

Baca juga: Harga Emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Semarang Pagi Ini, 19 Maret 2021 Rp 929.000 Per Gram

Kata Samsul, di sisa waktu yang ada, bukan tidak mungkin akan ada napi di bawah naungannya mendapatkan asimilasi setelah melalui perhitungan masa tahanan.

Saat ini, sebanyak 276 napi masih menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IIA Kendal. 16 di antaranya masih menjadi tahanan Polres Kendal.

"Kapasitas ruang tahanan kami sebenarnya 126 orang, sudah overload. Untuk program-program di lapas tetap berjalan normal dengan pembatasan Covid-19. Termasuk program keagamaan, kunjungan daring 5-7 menit per orang per hari, dan kegiatan pembinaan pelatihan keterampilan," ujarnya. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved