Breaking News:

Berita Kudus

Temukan Tempat Penimbunan di Troso Jepara, Bea Cukai Kudus Amankan 1,5 Juta Batang Rokok Ilegal

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus berhasil membongkar tempat penyimpanan rokok ilegal di Kabupaten Jepara, Kamis (11/3/2021)

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus menunjukkan barang bukti rokok diduga ilegal yang ditemukan di tempat penyimpanan di sebuah rumah di Kabupaten Jepara, Kamis (11/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kudus berhasil membongkar tempat penyimpanan rokok ilegal di Kabupaten Jepara, Kamis (11/3/2021).

Sebanyak 1,5 juta batang rokok dan 15,8 ribu keping pita cukai diduga palsu diamankan. Barang-barang tersebut disimpan di sebuah rumah tinggal di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Jepara.

"Total potensi kerugian negara mencapai Rp 1,1 miliar," ujar Kepala K‎PPBC Kudus, Gatot Sugeng Wibowo, Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 86 Karton Rokok Ilegal di Tol Semarang-Batang, Ditutup Kandang Kelinci

Baca juga: Petugas Bea Cukai Solo Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal dari Jatim, Truk Ditangkap di Rest Area Tol

Baca juga: Stok BBM di Sejumlah SPBU di Kudus Kosong, Pertamina Menduga Ada Kendala Pengiriman

Baca juga: Plt Bupati Kudus Izinkan Sekolah Tatap Muka, Ini 2 Hal yang Dipersyaratkan

Penindakan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya sebuah minibus yang digunakan untuk mengangkut rokok ilegal dari wilayah Jepara.

"Tim Intelijen dan penindakan segera menindaklanjuti informasi," jelas dia.

‎Sekitar pukul 23.45 WIB, tim menemukan mobil sesuai yang diinformasikan berada di depan sebuah rumah tinggal di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.

Tim segera melakukan pemeriksaan terhadap mobil, didampingi Ketua RT setempat karena tidak ditemukan sopir mobil tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan, diperoleh barang bukti sebanyak 19 karton rokok jenis SKM merk OK BOLD siap edar yang dilekati pita cukai diduga palsu dan 1 karton berisi rokok batangan jenis SKM. Total barang bukti 316.000 batang rokok SKM," jelas dia.

Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan terhadap rumah di tempat mobil terparkir, yang diduga juga digunakan sebagai lokasi menimbun rokok ilegal.

Dari dalam rumah ditemukan 43 karton rokok ilegal jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dengan merek OK BOLD, C@FFEE STIK, TRUMP MLD, MONI MILD, HIMA BLACK dan rokok batangan yang belum dikemas, serta pita cukai diduga palsu. Total rokok yang ditemukan sebanyak 1.188.200 batang.

Baca juga: Ingin Bukti Pelajaran Agama Tak Dihapus, PGRI Jateng Minta Pemerintah Akomodasi Guru Agama Jadi PPPK

Baca juga: Abanda Rahman Gabung Latihan PSIS Semarang. Batal Main di Lalenok United Timor Leste?

Baca juga: Cocok bagi Gamer, Ponsel Realme Narzo 30A Dibanderol Tak Sampai Rp 2 Juta

Baca juga: Pemkab Banyumas Resmikan Sekolah Sungai, Warga Bisa Belajar Seluk Beluk dan Mitigasi Sungai

"Sehingga, total diperoleh barang bukti Rokok Sigaret Kretek Mesin (SKM) Ilegal sebanyak 1.504.200 batang, 1 unit Mobil MPV, dan 15.800 keping Pita Cukai Palsu," ujar dia.

Diperkirakan, nilai barang mencapai Rp 1,5 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 1,1 miliar.

"Dengan penindakan ini, kami harap, masyarakat semakin sadar memberantas rokok ilegal untuk Indonesia yang lebih maju," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved