Breaking News:

Berita Temanggung

Puluhan Ulama dari Berbagai Provinsi Gelar Doa Bersama di Temanggung, Harapkan Pemulihan Indonesia

Puluhan ulama Ahlussunnah dari berbagai provinsi di Indonesia, menggelar doa bersama untuk negeri di Kecamatan Kaloran, Temanggung, Sabtu (13/3/2021).

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Sejumlah ulama ahlussunnah waljamaah dari berbagai provinsi menggelar doa bersama di Kecamatan Kaloran Temanggung, Sabtu (13/3/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Puluhan ulama Ahlussunnah dari berbagai provinsi di Indonesia, menggelar doa bersama untuk negeri di Kecamatan Kaloran, Temanggung, Sabtu (13/3/2021) malam.

Ikhtiar dalam bentuk doa bersama ini dipimpin KH Najih Maimoen dalam rangka prihatin atas berbagai musibah yang menimpa Indonesia.

Selain itu, ajang perkumpulan para tokoh agama itu juga dimaksudkan untuk merekatkan tali persaudaraan antarulama ahlussunnah.

Ketua Panitia Halaqoh Ibrahim Wasil mengatakan, doa bersama melalui istighosah kubro berangkat dari niat ikhlas dan prihatin terhadap kondisi negeri saat ini.

Baca juga: RSUD Temanggung Cari Pegawai Kontrak, Dibuka 76 Formasi, Ini Syarat dan Rinciannya

Baca juga: Harga Cabai Masih Tinggi, Cabai Setan Rp 90 Ribu di Temanggung, Pasar Kaliwungu Kendal Rp 100 Ribu

Baca juga: 10 Ribu Guru di Temanggung Masuk Target Sasaran Vaksinasi Termin Kedua

Baca juga: Mantan Residivis Kasus Penipuan Ini Ditangkap Seusai Ambil Paket Sabu di Kedu Temanggung

Selain itu, doa bersama dimaksudkan untuk memupuk dan menambah rasa cinta kepada negeri Indonesia, melalui bertafakkur kepada Allah SWT agar dijauhkan dari segala musibah.

"Kemerdekaan Indonesia ini tidak didapat secara gratis, melainkan lewat perjuangan panjang, tetesan darah para pejuang, darah para syuhada, dan darah ribuan rakyat pribumi. Mereka lantang menyuarakan kemerdekaan atas penjajahan kolonial. Dan sejarah mencatatnya," terangnya dalam rilis yang diterima, Minggu (14/3/2021).

"Kita sebagai penerus, wajib menjaga dan memakmurkan keutuhan Indonesia," imbuhnya.

Gus Brahim, panggilan akrab Ibrahim Wasil, melanjutkan, berkumpulnya para tokoh agama itu juga dalam rangka bermunajat kepada Allah SWT dengan harapan agar kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia bisa segera pulih, khususnya dalam hal perekonomian masyarakat.

Peserta halaqoh dari Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, KH Ahmad Rubai menambahkan, dalam suasana saat ini, rakyat Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang membawa penyejuk untuk warganya.

Sehingga, tugas pemimpin yang ada, harus berpikir dan bekerja keras agar bisa membawa perubahan arah Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Baca juga: Tergelincir, Truk Bermuatan Sekam Terguling di Titik Jalan Ambles di Jalur Clirit View Tegal

Baca juga: ORARI Banjarnegara Kembangkan Alat Pemantau Longsor Berbasis Satelit Guna Cegah Korban Jiwa

Baca juga: TESDA di Sungai Kranji Purwokerto Bakal Jadi Destinasi Wisata, Dilengkapi Jalur Joging

Setelah terdampak pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan sektor ekonomi, terganggunya proses kegiatan belajar-mengajar anak, dan sektor-sektor lain.

"Kami berharap, dengan adanya halaqoh dan doa bersama para ulama ahlussunnah di tanah Jawa, Madura, Aceh dan Sumatera ini bisa menjadi wasilah memperoleh rahmat dan keberkahan dari Allah SWT," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved