Breaking News:

Kuliner Jateng

Segarnya Dawet Beras Khas Tegal: Tanpa Santan dan Beraroma Jeruk Purut, Seporsi Hanya Rp 2.500

Bedanya, tak ada tambahan santan di minuman ini. Dawet beras hanya berisi cendol dari tepung beras dan gula jawa.

TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Dawet beras asli Tegal yang mudah ditemui di pasar. Seporsi dawet beras hanya dibanderol Rp 2.500. 

Sebelum menyendokkan cendol beras yang diguyur air gula jawa, Mbah Tarisi lebih dulu memukulkan jeruk purut di mangkuk untuk memberi aroma.

Seporsi dawet beras ini dia jual Rp 2.500.

"Ini namanya dawet beras, asli Tegal," katanya, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Cerita Sopiah, Korban Kebakaran Pasar Induk Banjarnegara. Stok Beras 4 Ton Ludes Tak Bersisa

Baca juga: Cuaca Jateng Hari Ini: Purbalinggan dan Purwokerto Diguyur Hujan Petir, Siang hingga Malam

Baca juga: 5 Berita Populer: 9 Remaja Tertangkap Ngamar di Hotel di Cepu-Kebakaran Pasar Induk Banjarnegara

Baca juga: Harga Emas Antam di Butik Emas Loga Mulia Pagi Ini, 12 Maret 2021 Rp 929.000 Per Gram

Selain dawet beras, dia juga menjual kembang gempol dan kembang temu.

Mbah Tarisi mengaku sudah 49 tahun berjualan dawet beras. Saat memulai, dia baru berumur 16 tahun.

Saat itu, ia berjualan berkeliling di Kampung Pecinan, Tegal.

Namun, sejak 20 tahun lalu, dia memilih menetap berjualan di Pasar Pagi Kota Tegal.

"Setiap hari, saya jualan di Pasar Pagi Kota Tegal, dari pukul 09.00 sampai 16.00 WIB," kata Mbah Tarisi yang sudah memiliki 18 cucu dan empat buyut ini. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved