Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Kakak Beradik Diduga Kuat Bunuh Saudara Iparnya, Persoalan Bisnis Kambing, Pelaku Sempat Membatah

"Saat kejadian kami sedang di rumah, kami juga ikut mencari saat adik kami yang merupakan istri korban melapor bahwa suaminya belum pulang," kata IR.

Istimewa
ILUSTRASI kasus pembunuhan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, OGAN ILIR - Bisnis jual beli hewan kambing diduga kuat menjadi motif pembunuhan seorang pria bernama YHS warga Sungai Pinang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) oleh kakak iparnya sendiri, NZR dan IR pada Minggu (7/3/2021) malam.

Korban yang diduga kerap menjual kambing di bawah harga pasar membuat NZR dan IR sakit hati sehingga berencana menghabisi adik iparnya tersebut.

Baca juga: Kejari Temukan Dugaan Korupsi Rp 334 Juta di Kecamatan Purbalingga, Gunakan APBD 2017-2020

Baca juga: Waaster Kasdam IV Diponegoro Cek TMMD di Purbalingga, Ingatkan Pentingnya Sinergi Berbagai Pihak

Baca juga: Pascakebakaran Pasar Induk, Pemkab Banjarnegara segera Siapkan Pasar Darurat di Stadion Soemitro

Baca juga: Hingga Pagi Api Masih Terlihat di Pasar Induk Banjarnegara, Bupati: Kebakaran Diduga dari Korsleting

Dalam aksinya, NZR dan IR membayar ADR warga Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan sebesar Rp 800.000 untuk membantu mereka.

"Motif masalah persaingan bisnis jual-beli kambing."

"Dimana korban kerap mempermainkan harga jual kambing."

"Sehingga membuat pelaku merugi dan merasa sakit hati," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandy seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (12/3/2021).

Pembunuhan tersebut jelas AKBP Yusantiyo, dilakukan dengan cara pelaku ADR mendorong motor korban yang membawa keranjang untuk membawa kambing.

Sedangkan NZR dan IR membacok korban berulangkali hingga jatuh hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban yang sudah meninggal lalu digotong dan tenggelamkan ke dalam rawa-rawa tak jauh dari lokasi pertama.

AKBP Yusantiyo menambahkan, mayat korban lalu ditemukan warga segera melaporkan ke polisi yang langsung datang ke lokasi. 

Halaman
123
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved