Breaking News:

Berita Purbalingga

Ajak Orangtua di Larangan Purbalingga Cegah Anak Pakai Narkoba, TNI Gandeng BNN Gelar Sosialisasi

BNN Kabupaten Purbalingga menyosialisasikan bahaya narkoba kepada warga Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, Rabu (10/3/2021).

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada warga Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, Rabu (10/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga menyosialisasikan bahaya narkoba kepada warga Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, Rabu (10/3/2021).

Sosialisasi tersebut dilakukan dalam rangka program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-110 Kodim 0702/Purbalingga.

"Sosialisasi ini merupakan salah satu kegiatan nonfisik TMMD Reguler ke-110. Kami memang tidak hanya menyasar di Desa Tumanggal tetapi di desa-desa sekitar Tumanggal," ujar Kepala Perwira Seksi Teritorial (Pasiter), Lettu Inf M Iskandar, kepada Tribunbanyumas.com.

Baca juga: 1,5 Jam setelah Pamit Cari Keong, Warga Karangkemiri Purbalingga Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

Baca juga: Satu Jalan Rusak di Setiap Kecamatan di Purbalingga Akan Diprioritaskan Diperbaiki Tahun Ini

Baca juga: Kepada Investor, Bupati Purbalingga Janji Beri Insentif dan Perizinan yang Cepat

Baca juga: Mulai Disiapkan Kartu Prakerja Purbalingga, Ini Tujuan dan Kelompok Sasaran Menurut Bupati

Sementara itu, bagian Humas BNN Purbalingga Awan Pratama mengatakan, BNN Purbalingga terus gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat. Hal ini sebagai upaya BNN dalam perang melawan narkoba.

"BNN dituntut untuk menunjukkan kinerja nyata dalam menegakkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)," katanya.

Ia menjelaskan, orangtua berperan penting dalam menjaga anaknya agar tidak terjerat bahaya narkoba.

Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang baik dari orangtua tentang kegiatan dan perilaku anaknya.

"Ajak anak-anak melakukan hal-hal yang positif dan jika perlu, pantau aktivitas dan perilaku anak. Ini merupakan salah satu langkah menjaga generasi muda dari bahaya narkoba," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Prioritaskan Kasus Covid-19, Pemkot Semarang Tak Layani Pemesanan Lahan Makam Umum

Baca juga: Bupati Lantik Pengurus Forum Anak Banyumas Periode 2021-2022: Kalian Harus Tahu Apa yang Dikerjakan

Baca juga: Catat! Mulai 17 Maret, Bayar Perpanjangan SIM di Satpas Purwokerto Bisa Nontunai. Begini Caranya

Baca juga: ABK Hilang di Perairan Kota Tegal, Diduga Jatuh saat Kapal Dihantam Gelombang Tinggi

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved