Breaking News:

Berita Tegal

Terpilih secara Aklamasi, Umi Azizah Jadi Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal Periode 2021-2026

Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlotul Ulama Kabupaten Tegal menetapkan Umi Azizah sebagai ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal periode 2021-2026.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Tegal Umi Azizah kembali terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Tegal masa periode 2021-2026 dalam konfercab di gedung serbaguna PC Muslimat Slawi, Minggu (7/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlotul Ulama Kabupaten Tegal menetapkan Umi Azizah sebagai ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal periode 2021-2026.

Hal ini dihasilkan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-10 yang digelar di Gedung serbaguna PC Muslimat Slawi, Minggu (7/3/2021).

"Harapan saya pribadi, ingin ada kaderisasi yang bisa meneruskan kepemimpinan saya di Muslimat. Namun, dengan hasil aklamasi menunjuk untuk meneruskan kepemimpinan di Muslimat, bismillah akan saya jalankan tugas dan amanat ini. Mudah-mudahan, bermanfaat untuk saya pribadi, organisasi, dan khususnya masyarakat Kabupaten Tegal," ujar Umi yang juga bupati Tegal, dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: 67 Calon Jemaah Haji 2020 di Slawi Tegal Terima Vaksin Covid-19, Berharap Bisa Berhaji Tahun Ini

Baca juga: Abaikan Papan Peringatan, 2 Remaja Tewas Tenggelam di Kubangan Bekas Galian di Paketiban Tegal

Baca juga: SIM Gratis Bagi Penyandang Disabilitas, Anis Hidayat: Terima Kasih Satlantas Polres Tegal Kota

Baca juga: 200 ASN Pemkot Tegal Bakal Pensiun Tahun Ini, BKPPD Bekali Mereka Kewirausahaan

Umi menjelaskan, bersama tim formatur, ia akan segera membentuk susunan pengurus dan melaksanakan rekomendasi-rekomendasi hasil konfercab.

Juga, melanjutkan program-program unggulan dalam rangka peningkatan kapasitas organisasi.

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Jawa Tengah Ismawati, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, meminta kader Muslimat di daerah menjadi lebih baik, seperti yang telah diputuskan dalam Kongres Muslimat NU, lima tahun yang lalu.

"Memutuskan bahwa Muslimat NU dapat menjadi Muslimat yang mandiri dan religius," kata Ismawati.

Mandiri, artinya dari segi manajemen, Muslimat harus melakukan ikhtiar bagaimana dapat mandiri, baik dari penyelenggaraan biaya operasional maupun pelaksanaan program-program.

Dalam segi religius, anggota Muslimat agar tidak meninggalkan kewajiban sebagai perempuan dan umat Islam yang taat dan bermanfaat bagi nama besar organisasi serta masyarakat.

Baca juga: 330 Sekolah di 13 Kecamatan di Batang Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Masuk Zonasi Hijau Covid

Baca juga: 5 Berita Populer: Bupati Kebumen Luncurkan Program 100 Hari Kerja-Janji Uang Dukung KLB Demokrat

Baca juga: Akan ada Bedol Desa untuk Pembangunan Waduk Karangnongko, Ini yang Disiapkan Bupati Blora

Baca juga: Lihat Polisi Bersenjata Lengkap Berjaga di Rumah Sakit, Pasien Covid di Wonogiri Batal Minta Pulang

"Kami, dari Pimpinan Wilayah Muslimat Jawa Tengah, juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus PC Muslimat NU lama yang telah berjuang dan mengabdi untuk Muslimat dan masyarakat," ungkapnya.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh pengurus harian Pimpinan Cabang, utusan Pimpinan Anak Cabang dan perwakilan Pimpinan Ranting Muslimat, Pimpinan Wilayah Muslimat Jawa Tengah, serta tamu undangan, di antaranya adalah Badan otonom dibawah Pimpinan Cabang NU Kabupaten Tegal.

Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penularan Covid-19. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved