Berita Batang

330 Sekolah di 13 Kecamatan di Batang Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Masuk Zonasi Hijau Covid

Sebanyak 300 Sekolah Dasar (SD) dan 30 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Batang mulai menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Selasa.

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DINA INDRIANI
Suasana pembelajaran tatap muka di satu kelas di SD Negeri Simbangdesa 1 Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (9/3/2021). Pemkab Batang mulai membuka sekolah tatap muka di SD dan SMP di 13 kecamatan berstatus zona hijau kasus Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Sebanyak 300 Sekolah Dasar (SD) dan 30 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Batang mulai menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Selasa (9/3/2021).

Sekolah-sekolah yang mulai melaksanakan PTM tersebut tersebar di 13 Kecamatan.

Sedangkan sekolah yang berada di dua kecamatan lain, yakni Kecamatan Batang dan Kecamatan Limpung, belum dibuka karena masih masuk kategori rawan penularan Covid-19.

Hal ini sesuai instruksi Bupati Wihaji yang telah mengizinkan sekolah di wilayah zona hijau membuka PTM.

"Dari 444 SD yang ada, 300 sekolah sudah tatap muka. Sedangkan untuk SMP, baru 30 sekolah dari total 71. Diutamakan yang ada di zona hijau, sesuai instruksi bupati Batang," tutur Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Batang, Achmad Taufiq, di sela meninjau PTM, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Mulai 8 Maret, KBM Tatap Muka di Batang Dibuka. Ini yang Harus Disiapkan Orangtua

Baca juga: Asyik Rekam dan Buntuti Truk di Jalan Subah Batang, Remaja asal Pemalang Akhirnya Tabrak Truk Lain

Baca juga: Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 86 Karton Rokok Ilegal di Tol Semarang-Batang, Ditutup Kandang Kelinci

Baca juga: Jembatan Kalipetung Ambrol, Bupati Batang Wihaji Wacanakan Bangun Jembatan Darurat Gantung

Menurutnya, sekolah yang melaksanakan tatap muka sudah sesuai SOP yang diberikan Dindikbud.

"Sejauh ini, yang menyelenggarakan PTM sudah sesuai SOP, sarana dan prasarana juga sudah memenuhi protokol kesehatan. Tentu, akan kami pantau terus selama PTM," ujarnya.

Mulainya PTM juga disambut baik oleh orangtua siswa, satu di antaranya, Mutaharoh.

"Alhamdulillah, sekolah sudah mulai dibuka, anak-anak sangat antusias sekali. Biasanya bangun pukul 08.00 WIB tapi karena senang mau sekolah, pukul 05.30 WIb sudah bangun," tutur ibu dua anak tersebut.

Dia pun tidak lupa memberikan arahan kepada kedua anaknya yang mulai bersekolah untuk tidak jajan di luar sekolah. Juga, mengingatkan agar mereka sering mencuci tangan dan tidak saling bersentuhan dengan teman.

"Insyaallah, saya tidak khawatir. Selalu memberitahu anak untuk mematuhi protap. Juga, ini saya bawakan bekal agar tidak jajan di luar sekolah," ujarnya. (*)

Baca juga: 5 Berita Populer: Bupati Kebumen Luncurkan Program 100 Hari Kerja-Janji Uang Dukung KLB Demokrat

Baca juga: Akan ada Bedol Desa untuk Pembangunan Waduk Karangnongko, Ini yang Disiapkan Bupati Blora

Baca juga: Lihat Polisi Bersenjata Lengkap Berjaga di Rumah Sakit, Pasien Covid di Wonogiri Batal Minta Pulang

Baca juga: 2 Warga Brebes Positif Covidd-19, Hasil Tracing dari Penyintas Corona Jenis B117

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved