Breaking News:

Berita Politik

Dukung Imam Santoso Jadi Ketua DPC, 22 PAC PKB Banyumas Siap Boikot Muscab jika DPP Tunjuk Nama Lain

Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai PKB Banyumas, 22 dari 27 PAC sepakat mendukung satu calon, Imam Santosa.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Perwakilan 22 PAC PKB Banyumas berkumpul dan mengaku mendukung Imam Santosa sebagai calon Ketua DPC PKB menjelang Musyawarah Cabang (Muscab), Kamis (4/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Kebijakan baru terkait ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa ditunjuk dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) menuai respon serius dari sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB di Banyumas.

Pasalnya, menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai PKB Banyumas, 22 dari 27 PAC sepakat mendukung satu calon, Imam Santosa.

Jelas, aturan baru ini membuat mereka tak tenang lantaran ada kemungkinan, ketua yang ditunjuk DPP bukan figur yang dikehendaki PAC.

Terkait hal ini, 22 PAC yang telah satu suara mendukung Imam, berencana mengawal dukungan. Bahkan, mereka siap menggelar boikot muscab jika DPP tidak mengakomodasi aspirasi PAC.

"Sejak dulu, PKB selalu mengakomodir aspirasi dari bawah. Dalam muscab, siapa yang mengantongi dukungan terbanyak, akan dinyatakan sebagai ketua," ujar Ketua PAC PKB Sokaraja, Muktamir, juru bicara 22 PAC, di Purwokerto, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Oleng dan Masuk Jalur Berlawanan, Honda Beat Disambar Honda Brio di Jalan Raya Baturraden Banyumas

Baca juga: Diskusi Pendidikan Bersama Bupati Banyumas, Achmad Husein: Kerja Sama Program PINTAR Dilanjutkan

Baca juga: Hasil Pilkada Serentak di Jateng, PKB Klaim Menang di Delapan Daerah, Berikut Kata Gus Yusuf

Baca juga: Dua Pengurus PKB Kabupaten Semarang Terancam Dipecat, Dinilai Membelot Karena Dukung Paslon Lain

Muktamir dan pengurus lain berharap, baik DPW maupun DPP, dapat mengambil keputusan yang adil dan mengedepankan aspirasi dari bawah.

"Kami yang mengetahui kondisi riil di bawah," katanya.

Muktamir menjelaskan, dalam muscab, ada 27 PAC yang mempunyai hak suara, ditambah satu suara dari DPC.

"Calon yang kami dukung sudah mengantongi suara mayoritas dan kami siap mengawal sampai muscab nanti. Jika memang aspirasi kami tidak diakomodir DPP maka kami siap melakukan langkah-langkah perlawanan," tambahnya.

Mereka khawatir, sosok yang bakal diusung tumbang lantaran aturan baru tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved