Berita Ekonomi Bisnis

Dua Juta Permen Jahe Meluncur ke Negeri Paman Sam, Produk Lokal Karanganyar Mulai Diekspor

Permen yang diproduksi PT Indo Tropikal Grup Kabupaten Karanganyar itu diekspor perdana hingga Amerika atau Negeri Paman Sam.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama owner PT Indo Tropikal Grup, Toni Winata memperlihatkan permen jahe yang diekspor ke Amerika, Kamis (4/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Olahan permen jahe dari Kabupaten Karanganyar diekspor atau dipasarkan hingga luar negeri. 

Permen yang diproduksi PT Indo Tropikal Grup yang terletak di Tegalasari RT 01 RW 08 Kelurahan Bejen, Kabupaten Karanganyar itu diekspor perdana hingga Amerika atau Negeri Paman Sam.

Tempat produksi itu berdiri sejak 2017 lalu.

Baca juga: Cerita Pelajar SMKN Jenawi Karanganyar, Jual Keripik Pelepah Pisang Biar Bisa Ikut Belajar Daring

Baca juga: Terima 10 Ribu Dosis Vaksin Covid-19, DKK Karanganyar Geber Vaksinasi bagi 137.117 Lansia

Baca juga: Keluarga Pasien Gugat RSUD Karanganyar, Diduga Beri Keterangan Palsu Dalam Surat Covid

Baca juga: Sudah Ada 497 Penerima Manfaat PKH Mengundurkan Diri, Data Dinsos Karanganyar Hingga Februari 2021

Owner PT Indo Tropikal Grup, Toni Winata menyampaikan, ini pertama kali produk permen jahe diekspor ke Amerika.

Ada 2 juta permen dengan nilai Rp 1,5 miliar yang akan dipasarkan di luar negeri.

"Sebelumnya kami sudah trial hingga akhirnya bisa ekspor."

"2 juta permen, 1 kontainer, nilainya Rp 1,5 miliar," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (4/3/2021). 

Toni menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan kontrak atau kerja sama dengan brand asal Amerika untuk memasarkan produk lokal itu ke luar negeri selama setahun.

Dalam kurun waktu setahun, pihaknya akan mengirim 9 kontainer yang berisi permen jahe.

Menurutnya, khasiat jahe yang dapat meningkatkan imunitas itu banyak dibutuhkan di Amerika. 

"Ini kerja sama, lahan tanamnya di Karangpandan, ada enam hektare."

"Tapi ke depan target ada perluasan hingga 20 hektare."

"Sistemnya yang punya lahan kami gaji dan bekerja di lahan sendiri."

"Pupuk dan bibit SOP-nya dari kami, nanti tinggal bagi hasil," ucapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved