Breaking News:

Penanganan Corona

Jumlah Vaksin Terbatas, Vaksinasi Covid bagi Pedagang di Kota Pekalongan Hanya untuk Tiga Pasar

Sebanyak 158 pedagang Pasar Podosugih menjalani vaksinasi Covid-19, Sabtu (27/2/2021).

TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Petugas menyuntik vaksin Covid-19 kepada pedagang di Pasar Podosugih Kota Pekalogan, Sabtu (27/2/2021). 

"Kami berharap, bisa lebih ditekan lagi. Tentunya, yang paling penting adalah tetap menerapkan prokes, baik sudah divaksin atau belum divaksin," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto menyampaikan, berdasarkan data Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) setempat, jumlah pasar di Kota Pekalongan cukup banyak.

Terutama, pasar-pasar besar, di antaranya Pasar Grogolan, Pasar ex Banjarsari, dan Pasar Banyurip.

"Karena keterbatasan vaksin, vaksinasi awal diberikan kepada pedagang di pasar percontohan. Jadi, pedagang yang divaksin hanya ada di tiga pasar. Pertama, 158 pedagang Pasar Podosugih yang divaksin. Lalu, Pasar Anyar, 70 pedagang, dan Pasar Kraton, 19 pedagang," katanya.

Baca juga: Punokawan Berkeliling Desa Bumijawa Tegal, Sosialisasikan Keamanan dan Kehalalan Vaksin Covid

Baca juga: Bersampan di Telaga Kumpe, Destinasi Wisatawa Menawan di Kaki Gunung Slamet Banyumas

Baca juga: Disediakan Dana Rp 20 Triliun, Program Kartu Prakerja Kembali Digulirkan. Ini Jadwal dan Syaratnya

Baca juga: Selamat Jalan, Aktor Hong Kong Ng Man-tat Tutup Usia. Dikenal sebagai Paman Boboho

Pihaknya, berharap, pedagang dapat memanfaatkan program vaksinasi tersebut. Mengingat, banyak masyarakat yang juga ingin mengikuti program vaksinasi.

Terpisah, Rachmad Husain, pedagang Pasar Podosugih mengaku sudah lama menunggu vaksinasi bagi pedagang.

"Alhamdulillah, senang adanya vaksin untuk para pedagang dan saya memang menunggu program ini," kata Husain.

Dikatakannya, ia ikut program vaksinasi karena kesadaran sendiri.

"Saya datang karena kesadaran, vaksin untuk kesehatan," katanya.

Ia mengungkapkan, saat disuntik vaksin tidak merasakan apa-apa.

"Disuntik nggak merasakan apa-apa, rasanya enak," ungkapnya. (*)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved