Berita Nasional

Disediakan Dana Rp 20 Triliun, Program Kartu Prakerja Kembali Digulirkan. Ini Jadwal dan Syaratnya

Bantuan bagi warga terdampak pandemi Covid-19 lewat program Kartu Prakerja kembali digulirkan pemerintah.

Editor: rika irawati
PRAKERJA.GO.ID
ILUSTRASI - Laman resmi program Kartu Prakerja, Kementerian Tenaga Kerja. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Bantuan bagi warga terdampak pandemi Covid-19 lewat program Kartu Prakerja kembali digulirkan pemerintah.

Tersedia dana Rp 20 triliun untuk pelaksanaan program Prakerja 2021.

Pembukaan gelombang 12 Kartu Prakerja berlangsung 23-26 Februari.

Pembukaan gelombang selanjutnya dilakukan setelah pengumuman gelombang 12.

Head of Communication Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, pendaftaran akan dilakukan tepat setelah pengumuman gelombang 12, yaitu, Rabu (3/3/2021) atau Kamis (4/3/2021).

Insentif Kartu Prakerja

Melansir situs resmi prakerja.go.id, penerima program akan mendapatkan bantuan uang pelatihan, insentif setelah pelatihan, dan insentif pengisian survei.

Baca juga: Selamat Jalan, Aktor Hong Kong Ng Man-tat Tutup Usia. Dikenal sebagai Paman Boboho

Baca juga: Asal Usul Kota Tegal: Berawal dari Nama Teteguall, Pemberian Pelaut Portugis

Rinciannya sebagai berikut:

  • Bantuan pelatihan Rp 1 juta, dana ini tidak bisa diuangkan.
  • Insentif setelah pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, atau total Rp 2,4 juta.
  • Insentif pengisian survei evaluasi sebesar Rp 50.000 per survei, dengan teradapat tiga kali survei.

Sehingga, secara total, penerima Program Prakerja akan mendapatkan dana sebesar Rp 3,550 juta.

Dari jumlah tersebut, insentif sebesar Rp 2,4 juta akan diberikan setelah menyelesaikan pelatihan.

Syarat pendaftaran

Dalam pendaftarannya, terdapat beberapa syarat yang telah ditentukan, sebagai berikut:

  • WNI berusia 18 tahun ke atas.
  • Pencari kerja atau penganggur (lulusan baru dan program PHK).
  • Pekerja (buruh/karyawan) yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja.
  • Wirausaha.
  • Tidak sedang mengikuti pendidikan formal.
  • Bukan penerima bansos Kementerian Sosial (DTKS), BSU, BPUM.
  • Bukan TNI/Polri, ASN, Anggota DPR/DPRD, dan lainnya.

Namun, penerima Kartu Prakerja 2020 sudah tidak bisa lagi mendaftarkan diri.

Sementara, jika ternyata NIK masuk dalam daftar terlarang (blacklist) maka secara otomatis akan diblokir oleh sistem.

Baca juga: Berawal dari Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Selebgram Millen Cyrus Dinyatakan Positif Narkoba

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Minggu 28 Februari 2021 Rp 1.853.000 Per 2 Gram

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved