Berita Banjarnegara Hari Ini

Kisah Pencuri Makanan yang Babak Belur Dimassa, Kini Nyantri di Ponpes Alif Baa Banjarnegara

Beruntung Slamet yang masih di bawah umur itu tidak dimasukkan ke dalam sel penjara, namun jalani rehabilitasi di Ponpes Alif Baa Banjarnegara.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Seorang pemuda sedang menjalankan salat di Masjid Ponpes Alif Baa, Desa Mantrianom, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (23/2/2021). 

Bukan dengan membeli, namun mencuri. 

Meski kali kini ia mengaku terpaksa, tangan Slamet rupanya sudah cukup terlatih mencuri.

Di desanya, ia mengaku juga pernah mencuri. 

"Di desa dahulu iya, pernah," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (23/2/2021).

Dia berhasil menggasak makanan yang dia inginkan di toko itu.

Tetapi nahas, Slamet tidak bisa keluar lantaran toko keburu ditutup penjaganya.

Dia terjebak di dalam. 

Hingga seorang penjaga toko memergoki keberadaannya.

Gerak geriknya dicurigai, ia tak mampu lagi berkelit, dan tak bisa lari. 

Baca juga: 15 Jiwa Terpaksa Diungsikan, 3 Pondasi Rumah Warga Dusun Teken Karanganyar Tergerus Sungai Grompol

Baca juga: Mahasiswa Asal Blora Ini Jambret Handphone di Karanganyar, Korban Lagi Gunakan Aplikasi GPS

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan Bisa Dilakukan di Akhir Pekan, Mobil Samson Hadir di Rumdin Bupati Kebumen

Ini adalah titik paling krusial bagi seorang pencuri.

Waktu itu seakan menentukan bagi dia hidup atau mati.

Dia bakal jadi sasaran kebrutalan orang-orang pasar kala melihat pencuri. 

Nasib buruk benar menimpanya.

Satu persatu pukulan mengarah ke tubuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved