Breaking News:

Penanganan Corona

Vaksinasi Tahap Pertama di Kota Salatiga Capai 100 Persen, Yuliyanto: Alhamdulillah

Menurut Yuliyanto, adanya program Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Salatiga juga dinilai mampu menurunkan kasus Covid-19. 

PEMKOT SALATIGA
DOKUMENTASI - Wali Kota Salatiga Yuliyanto menjalani vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Senin (8/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Program vaksinasi virus corona (Covid-19) tahap I di Kota Salatiga dilaporkan telah tercapai seluruhnya, yakni 100 persen.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, pada tahap pertama vaksinasi Kota Salatiga mendapat kuota sebanyak 4.800 dosis untuk penyuntikan dua kali setiap penerima.

"Alhamdulillah, vaksinasi tahap 1 telah tercapai 100 persen," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (19/2/2021).

Baca juga: PPKM Mikro Dinilai Efektif, Kasus Covid di Kota Salatiga Turun

Baca juga: Vaksinasi Tahap Dua Kota Salatiga, Prasit Al Hakim: Data Penerima Vaksin Sudah Dikirim ke Provinsi

Baca juga: Ini Cerita Wali Kota Salatiga Seusai Disuntik Vaksin Dosis Kedua

Baca juga: 166 Nakes Batal Disuntik Vaksin, DKK Salatiga: Mereka Menderita Penyakit Permanen

Menurut Yuliyanto, adanya program Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro juga dinilai mampu menurunkan kasus Covid-19. 

Dia menambahkan, keberhasilan tersebut didukung kesadaran masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan semakin tinggi. 

"Dalam razia protokol kesehatan, memang masih ada yang tidak memakai masker, tapi lebih banyak yang taat daripada yang melanggar," katanya.

Pihaknya menyatakan, secara kumulatif hingga saat ini ada 2.436 kasus Covid-19 di Salatiga.

Dari jumlah tersebut, 2.270 pasien sudah dinyatakan sembuh, 96 orang masih menjalani perawatan, dan 70 orang meninggal. 

Yuliyanto mengungkapkan pasca masa PPKM Mikro berakhir pada 22 Februari 2021, akan dilakukan evaluasi.

Selama PPKM Mikro, lanjutnya, perekonomian masyarakat berjalan baik meski masih ada pembatasan tapi mulai ada kelonggaran dari jam operasional.

"Komunikasi dengan Kapolda dan Pangdam, komunikasi dan sinergitas dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan ditingkatkan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Baca juga: Mengenal Ing Biauw, Si Penyadap Segala Informasi Belanda, Ayah Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono

Baca juga: IT Center Sarsipol Banjarnegara Diluncurkan di STIMIK Tunas Bangsa, Ini Fungsinya

Baca juga: Borong 4 Penghargaan di Tingkat Kwarda Jateng, Bidang Humas Kwarcab Purbalingga Sangat Memuaskan

Baca juga: Pemkab Purbalingga Terima TPKAD Award 2020, OJK: Bentuk Apresiasi Karena Sudah Peduli Sektor UMKM

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved