Berita Banyumas

15 Korban Longsor Banjarpanepen Banyumas Direlokasi, Dapat Rumah Senilai Rp 50 Juta/KK

Bupati Banyumas Achmad Husein bersama anggota Forkompimda meresmikan 15 rumah relokasi bagi korban bencana longsor di Desa Banjarpanepen, Jumat.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Banyumas Achmad Husein bersama Ketua DPRD Budhi Setiawan meresmikan rumah relokasi bagi korban longsor di Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Jumat (19/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Bupati Banyumas Achmad Husein bersama anggota Forkompimda meresmikan 15 rumah relokasi bagi korban bencana longsor di Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, Jumat (19/2/2021).

Salah rumah yang diresmikan adalah milik Natalis Sigit Widianto (25) alias Sulis.

Sulis merupakan putra sulung keluarga Basuki, yang bersama istri dan dua anaknya yang lain, tewas akibat longsor di Grumbul Kali Cawang, Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, pada 17 November 2020 lalu.

Sulis menjadi satu-satunya anggota keluarga Basuki yang selamat.

Baca juga: Jasad Basuki Ditemukan 30 Meter dari Rumahnya, Korban Terakhir Longsor Sumpiuh Banyumas

Baca juga: Basuki Sekeluarga Baru Pulang dari Acara Mertua saat Longsor Melanda Banjarpanepen Banyumas

Baca juga: Khawatir Longsor Susulan, Pemkab Ungsikan Semua Warga Sekitar Rumah Basuki di Banjarpanepen Banyumas

Baca juga: Tanpa Kirab Pusaka dan Saweran, Ini Rangkaian Acara Perayaan HUT Kabupaten Banyumas

Rumah baru Sulis berada diatas tanah seluas 10 ubin.

Bangunan ukuran kurang lebih 6x9 tersebut senilai Rp 50 juta, terletak di RT 02 RW 01, tak jauh dari rumah sebelumnya, yang berada di RT 01 RW 01.

Dalam sambutannya, Bupati Banyumas Achmad Husein meminta kepala desa dan camat terus memantau perkembangan Sulis.

Meski masih mempunyai sisa bantuan tapi tetap harus ada pendampingan.

"Pak Kades, Pak Camat, tolong pantau perkembangan anak ini, jangan sampai ada yang kurang," katanya.

Pada kunjungan ini, Bupati Banyumas menyempatkan membuka hidangan makanan yang ada di rumah Sulis.

Setelah ditemukan ada makanan yang cukup, bupati terlihat lega.

Baca juga: Tak Lagi Jadi Wali Kota Solo, Rudy Alih Profesi Tukang Las: Gak Usah Gengsi, Tidak Turun Derajat

Baca juga: Ada Sanksi bagi Warga Penolak Vaksinasi Covid, DPRD Jateng: Tak Perlu Dibesar-besarkan

Baca juga: Pura-pura Jadi Kurir Barang dan Tanya Alamat, Pria Ini Curi Ponsel Warga Jati Kulon Kudus

Baca juga: PPKM Mikro Dinilai Efektif, Kasus Covid di Kota Salatiga Turun

Sulis mengaku mendapat cukup bantuan. Bahkan, ada uang bantuan Rp 80 juta yang disimpan di deposito.

Dia juga berencana mempergunakan uang bantuan itu untuk usaha.

"Mungkin juga, saya akan kembali merantau," kata Sulis.

Kepala BPBD Kabupaten Banyumas Titik Puji Astuti mengatakan, pembangunan rumah untuk relokasi ini senilai Rp 40 juta lebih untuk bahan bangunan dan Rp 11,6 juta untuk bantuan ongkos tenaga kerja.

"Untuk pembangunan rumah Sulis ini sama dengan 15 rumah lain, senilai lebih dari Rp 51 juta. Ada rumah yang cukup bagus, itu biasanya mereka menambah uang sendiri atau gotong royong dari keluarga dan tetangga," jelasnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved