Breaking News:

Berita Korupsi Hari Ini

Dana Hibah Pariwisata Dikorupsi, Delapan ASN Dispar Buleleng Bali Jadi Tersangka

Kasi Intel Kejari Buleleng, AA Jayalantara mengatakan, 8 orang tersebut aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng.

Istimewa
ILUSTRASI mata uang Rupiah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BALI - Kejaksaan Negeri Buleleng menetapkan 8 tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan bantuan dana hibah pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk pariwisata di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Kasi Intel Kejari Buleleng, AA Jayalantara mengatakan, 8 orang tersebut aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng.

Baca juga: Petugas Bea Cukai Hentikan Truk Muatan Rokok Ilegal, Melintas GT Colomadu Karanganyar Menuju Jakarta

Baca juga: Begini Kronologi Longsor Padureso Kebumen, Pencarian Dua Korban Masih Dilakukan, Terkendala Cuaca

Baca juga: Benarkah Kabar Nakes Meninggal Seusai Disuntik Vaksin? Berikut Fakta dan Keterangan Dinkes Cilacap

Baca juga: Pelaku Sering Diejek Rekannya di Sekolah, Kasus Pelajar SMP Cabuli Empat Anak di Cilongok Banyumas

"Hasil penyidikan umum dan hasilnya penyidik telah menetapkan 8 tersangka."

"Semua ASN Dispar Kabupaten Buleleng," kata Jayalantara seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (12/2/2021).

Mereka yang ditetapkan tersangka berinisial MD SN, N AW, P S, NS, IGA MA, K W, N GG, dan P B.

Barang bukti yang disita sementara dalam kasus ini sebanyak Rp 377 juta.

Sementara potensi kerugian negara sebesar Rp 656 juta.

"Fokus penyidikan sementara pada kegiatan eksplor Buleleng dan Bimtek," kata dia.

Para tersangka hingga saat ini belum ditahan.

"Nanti di penyidikan khusus baru ada tindakan upaya paksa," kata dia.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved