Breaking News:

Berita Brebes

Tega, Ayah di Brebes Siram Air Panas Anak Tiri Gara-gara Terganggu Suara Berisik saat Tidur

Seorang ayah di Brebes, Jawa Tengah, Tarlan (55), ditangkap polisi setelah menyiram anak tirinya menggunakan air panas.

Shutterstock
Ilustrasi tersangka ditahan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Seorang ayah di Brebes, Jawa Tengah, Tarlan (55), ditangkap polisi setelah menyiram anak tirinya menggunakan air panas.

Tarlan (55) yang merupakan warga Desa Baros, Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah, tak berkutik saat dibekuk polisi di tempat persembunyiannya. 

Kasatreskrim Polres Brebes AKP Agus Supriyadi mengatakan, Tarlan ditangkap Selasa (9/2/2021) malam di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, saat bersembunyi di rumah temannya.

"Penganiayaan terhadap anak tiri dalam lingkungan keluarga itu kejadiannya pada 5 Februari malam. Kemudian, melarikan diri dan kami tangkap 9 Februari," kata Agus di Mapolres Brebes, dikutip dari Kompas.com, Rabu (10/2/2021).

Brebes Dapat Pujian Gubernur Ganjar Pranowo: Dua Hari Sepi Saat Jateng di Rumah Saja

Hingga Rabu, Cakupan Vaksinasi Covid di Brebes Paling Rendah di Jawa Tengah. Baru 20 Nakes Divaksin

Tujuh Bulan Tanpa Kejelasan, Keluarga Korban Pencabulan Datangi Polres Brebes: Dia Nangis Terus

Khawatir Tergerus Sungai, Petugas PT KAI Pantau 24 Jam/Hari Kondisi Jembatan Rel Tunggal di Brebes

Agus mengungkapkan, penganiayaan bermula saat korban Rodiah (22) pulang ke rumah dan menggedor pintu masuk dengan suara keras.

"Karena pelaku yang sedang tidur merasa terganggu, akhirnya terpancing emosi yang akhirnya melakukan tindak penganiayaan. Pelaku melakukan penyiraman air panas yang diambil dari dapur, ke bagian punggung hingga melepuh," katanya.

Di hadapan polisi, Tarlan mengaku khilaf lantaran tidak bisa menahan emosinya saat tertidur dan dikagetkan dengan suara berisik.

"Malam itu, saya marah karena anaknya gedor-gedor pintu saat orang di rumah sudah tidur. Itu sekitar pukul 23.00 WIB, anak itu baru pulang," katanya.

"Setelah pintu dibukakan, berkata kasar sama saya. Saya terpancing emosi kemudian menaboknya dua kali. Setelah itu tak siram air panas," sambung Tarlan.

Diakui Tarlan, anak tirinya tersebut mengalami keterbelakangan mental sehingga sering berkata kasar.

Demi Dapatkan Elpiji Bersubsidi, Emak-emak di Tanjungkarang Kudus Rela Terjang Banjir

Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 11 Februari 2021 Rp 1.911.000 Per 2 Gram

Pencarian Korban Longsor Padureso Kebumen Dilanjutkan Hari Ini, Jemarun Masih Dinyatakan Hilang

Keluarga Temukan Luka Bakar di Tubuh Saniyem, Petani di Karanganyar Pekalongan Tewas Tersambar Petir

Namun, sebelum kejadian, dirinya mengaku sudah menegur korban yang pulang tengah malam.

"Sebelum kejadian, saya menegur. Karena dia perempuan jangan sering pulang malam. Tapi memang sering berkata kasar, yang akhirnya malam itu saya terpancing emosi," ujarnya.

Tarlan saat ini diamankan di Mapolres Brebes dan bakal dijerat Pasal 44 Undang-undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan hukuman di atas 5 tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Siram Air Panas ke Anak Tiri, Pria Ini Ditangkap di Persembunyiannya".

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved