Breaking News:

PPKM Mikro Jateng

Pemkab Banyumas Minta Kejelasan Penentuan Zonasi di Tingkat RT, Sadewo: Tunggu Keputusan Gubernur

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono tengah mengusulkan kepada Pemprov Jateng, terkait penentuan zonasi di masing-masing daerah.

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sejak Selasa (9/2/2021), Pemkab Banyumas telah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Dalam menerapkan PPKM mikro, Pemkab Banyumas mengusulkan zonasi Covid-19 tingkat desa.

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono tengah mengusulkan kepada Pemprov Jateng, terkait penentuan zonasi di masing-masing daerah.

Lima Pasang Burung Dara Hilang, Warga Sokaraja Banyumas Ini Sebut Nilainya Capai Rp 33,5 Juta

Wilayah Perbatasan Banyumas Dijaga Tiap Akhir Pekan, Sadewo: Hasil Analisis Pihak Kepolisian

Tertangkap Lagi Miliki Sabu, Warga Purwokerto Selatan Banyumas Terancam Hukuman 12 Penjara

Tunggu Aturan dari Pusat, Vaksinasi Covid untuk Nakes Lansia di Banyumas Belum Dimulai

Hal tersebut lantaran di Banyumas tidak ada yang sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait zonasi tingkat RT.

"Kalau zona merah seperti instruksi Mendagri, di Kabupaten Banyumas tidak masuk kriteria."

"Instruksi Mendagri zona merah itu, dalam satu RT ada 10 rumah (yang positif Covid-19)."

"Di Banyumas tidak ada yang seperti itu."

"Paling satu desa 10 orang, ada," ujar Sadewo kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (10/2/2021).

Wakil Bupati Banyumas mengatakan, sedang mendiskusikan hal tersebut.

Terutama untuk formula di Jawa Tengah itu seperti apa dalam menentukan zona merah, zona oranye, zona hijau tingkat desa.

"Nanti di Jawa Tengah akan diseragamkan dan penentunya menunggu kebijakan Gubernur Jawa Tengah," tuturnya.

Terkait penentuan zonasi dalam PPKM mikro, Pemkab Banyumas juga tengah menyingkronkan data kasus Covid-19 dengan menyatukan pada satu jalur.

"Datanya sendiri-sendiri, jadi laporannya berbeda-beda."

"Sekarang disatukan, yang jelas paling valid di Dinkes Kabupaten Banyumas," tambahnya. (Permata Putra Sejati)

138 Pegawai Honorer Diangkat Jadi ASN PPPK Purbalingga, Ini Pesan Bupati Dyah Hayuning Pratiwi

Tulis Ajakan Tempeleng Polisi di Facebook, Bocah 13 Tahun di Purbalingga Diamankan

Pengusaha Miras di Banjarnegara Divonis 6 Bulan Penjara, Bupati: Semoga Lahirkan Efek Jera

Sudah Dimusnahkan Polda Jateng, Temukan Granat Nanas Aktif di Tepian Sungai Serayu Banjarnegara

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved