Berita Narkotika

Cerita Penghisap Tembakau Gorila di Kebumen: Takut Saat Pertama Pakai, Lihat Batu Nisan Ada Namaku

Tembakau gorila atau ganja sintetis ini oleh tersangka didapat dari seseorang di Kabupaten Bandung seharga Rp 2 juta per 100 gram.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan

Jika ganja memiliki aroma yang khas, dari asap yang dihasilkan ketika telah dibakar, tembakau gorila justru tidak berbau.

Ketika dibakar pun tidak memiliki aroma yang khas seperti ganja.

Ini membuat orang awam sepintas tidak bisa mengenali narkotika jenis tembakau gorila atau "gori".

Pengakuan tersangka KL, pertama kali mengkonsumsi tembakau gorila, ia mengalami halusinasi hebat.

KL bahkan pernah melihat dirinya telah meninggal. 

Saat menghisap 'gori' di kuburan, tersangka melihat batu nisan bertuliskan namanya.

Di depannya agak jauh, seakan terlihat ada lubang hitam melambai-lambai.

"Saat pertama pakai, aku takut, Pak."

"Lihat batu nisan ada namaku di batu nisan itu."

"Terus di depanku ada lubang hitam-hitam juga."

"Itu halusinasi pengalaman pertama," ungkap tersangka KL.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) lebih subsider Pasal 132 ayat (1) juncto Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Permenkes RI Nomor 32 Tahun 2020 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.

Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, denda paling banyak Rp 10 miliar. 

Tak ingin kasus serupa kembali terjadi di Kebumen, AKP Paryudi berpesan kepada para orangtua untuk lebih mengawasi anaknya. (Khoirul Muzakki)

Tak Lagi Jadi Bupati Blora Per 16 Februari 2021, Kokok: Di Rumah Saja

Empat Hari Terendam Banjir, Warga Genuk Kota Semarang Mulai Mengalami Gatal dan Flu

40 Sekolah Terdampak Banjir dan Longsor di Kendal, Disdikbud Upayakan Hal Berikut Ini

Warga Waswas, Banjir Lumpur dari Lereng Gunung Slamet Landa Pulosari Pemalang

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved