Jateng di Rumah Saja

Puluhan Mobil Dinas Dikerahkan, Tiap Kamis Kelilingi Banyumas, Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Covid-19 belum berakhir karena pada Januari 2021 masih melonjak dan angka kematian di Kabupaten Banyumas masih tinggi dengan total 356 jiwa.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANYUMAS
Sekda Kabupaten Banyumas, Wahyu Budi Saptono melepas rombongan mobil publikasi dan sosialiasi 'Jateng di Rumah Saja; di halaman Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Achmad Husein mengerahkan mobil dinas yang dilengkapi pengeras suara.

Itu dimaksudkan untuk memberi informasi dan terus mengedukasi masyarakat terkait gerakan ' Jateng di Rumah Saja, Kamis (4/2/2021). 

Ada lebih dari 50 mobil dinas yang dikerahkan dalam kegiatan tersebut. 

Datang ke Kos Lama, Warga Ajibarang Banyumas Ini Gasak Skin Care dan Celengan Penghuni Baru

Warga KTP Jateng Dilarang Masuk Banyumas, Sekda: Kami Akan Minta Mereka Balik Lagi

Bupati Banyumas: Jangan Sampai Ada Tempat Usaha Ditutup Paksa Petugas

Gerakan Jateng di Rumah Saja di Banyumas, Pasar Tradisional Tetap Buka dalam Penjagaan Petugas

Tak hanya mobil dinas milik Pemkab Banyumas, terlihat juga dari Polresta Banyumas, Kodim 0701 Banyumas, BKK dan Pramuka Kwarcab Banyumas.

Sekda Kabupaten Banyumas, Wahyu Budi Saptono saat melepas rombongan mengatakan, pandemi Covid-19 belum berakhir.

Hal ini terlihat pada Januari 2021 masih mengalami kelonjakan dan kenaikan angka kematian. 

Dia menyadari, masyarakat mungkin sudah jenuh dengan kondisi seperti ini dan kadang-kadang lupa memakai masker.

Selain itu, juga masih ada warga yang berkumpul-kumpul maka harus diingatkan kembali.

"Covid-19 belum berakhir karena pada Januari 2021 masih melonjak dan angka kematian di Kabupaten Banyumas masih tinggi dengan total 356 jiwa." 

"Untuk itu harus bersama-sama waspada," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (4/2/2021). 

Terpisah, Bupati Banyumas, Achmad Husein pun kemudian mengkoordinir OPD, BUMN, BUMD di Kabupaten Banyumas untuk ikut woro-woro

Woro-woro sekaligus sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan Covid-19.

Pada kegiatan ini warga diingatkan untuk selalu melaksanakan 5M, dan ketika mengalami gejala diminta langsung berobat ke layanan kesehatan terdekat.

"Dengan adanya woro-woro atau sosialisasi ini paling tidak mengingatkan kepada warga."

"Dan setiap Kamis akan dilakukan sosialiasi, karena 331 kelurahan tidak cukup jika dalam sehari," jelasnya. 

Sekda meminta kepada para pimpinan SKPD untuk menginformasikan dan mengajak agar pada 6-7 Februari 2021 masyarakat tetap di rumah saja. 

"Untuk pasar tradisional ada sedikit kelonggaran tetap buka sampai pukul 13.00."

"Namun karena imbauan untuk di rumah saja, kami minta persediaan barang yang mudah busuk agar dikurangi."

"Karena masyarakat juga akan sangat sedikit yang keluar," tuturnya. (Permata Putra Sejati)

Semua Pasar Ditutup Selama Dua Hari di Pemalang, Objek Wisata Juga Demikian

Eko Hanya Bisa Menangis Melihat Truk Pengangkut Pasirnya Terseret Arus Sungai Polaga Pemalang

Banjir dan Longsor Kepung Kendal, Ratusan Rumah Terdampak, Mayoritas Karena Air Sungai Meluap

Jalan Provinsi Rusak Parah, Penghubung Temanggung dan Kendal di Ngadirejo, Tiap Hari Ada Korban

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved