Berita Jawa Tengah
Jalan Provinsi Rusak Parah, Penghubung Temanggung dan Kendal di Ngadirejo, Tiap Hari Ada Korban
Diketahui dari beberapa penuturan warga, rusaknya jalan penghubung Temanggung-Kendal di Ngadirejo itu sudah terjadi sekira 5 tahun terakhir.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
Rohmad, warga setempat menuturkan, rusaknya jalan provinsi penghubung Wonosobo-Temanggung-Kendal hingga Jakarta melalui Sukorejo-Weleri hampir tiap hari memakan korban.
Khususnya saat intensitas hujan tinggi di wilayah Temanggung.
Katanya, saat hujan deras, lubang jalan tertutup air sehingga pengendara tidak mengetahui pasti adanya lubang.
"Akhir-akhir ini sudah banyak korban jatuh, hampir setiap hari ada," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (3/2/2021).
Kata Rohmad, dengan kondisi jalan yang ada, pengendara kendaraan harus ekstra hati-hati saat melewati Kecamatan Ngadirejo menuju Sukorejo Kabupaten Kendal.
Dia berharap dinas terkait baik Pemkab Temanggung maupun Pemprov Jateng turun tangan untuk membenahi jalan yang rusak itu.
Mengingat jalan tersebut menjadi jalan utama penghubung Temanggung-Kendal serta beberapa daerah lainnya.
"Ya ini banyak lubang, kami berharap diganti yang baru, dicor atau diaspal ulang."
"Kalau cuma ditambal, 5-7 hari sudah hilang (tambalannya) saat hujan deras," tuturnya.
Kepala DPUPR Kabupaten Temanggung, Hendra Sumaryana mengatakan, pihaknya akan berkordinasi dengan provinsi selaku pengampu kewenangan jalan tersebut.
Termasuk mencarikan solusi agar jalan bisa diperbaiki sehingga masyarakat menjadi nyaman saat bermobilisasi dari satu daerah ke daerah lain.
Khususnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Selain itu, DPUPR melalui dana alokasi yang ada akan membenahi infrastruktur jalan kabupaten yang tersebar di 20 kecamatan.
Mulai dari pelebaran jalan, peningkatan jalan, hingga perbaikan jalan yang rusak.
"Kami dapat alokasi anggaran Rp 132 miliar dari APBD."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/jalan-rusak-temanggung-2.jpg)