Breaking News:

Berita Kriminal

RS Ortopedi Purwokerto Kena Tipu, Beli MRI Tidak Sesuai Perjanjian, Direktur PT TAM Jadi Tersangka

Direktur perusahaan medis yang berada di Jakarta itu diduga telah melakukan tindak penipuan pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSOP Purwokerto.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry. 

Sedangkan pihak RSOP menyediakan Rp 2,2 miliar, yang digunakan untuk pembelian MRI. 

"Namun setelah ditunggu hingga sekira 6 bulan, alat MRI tidak juga datang," ujar Arif kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (2/2/2021). 

Baru beberapa bulan kemudian, alat MRI yang dijanjikan itu ternyata mereknya berbeda dan tidak sesuai perjanjian awal. 

Bahkan setelah diteliti ternyata alat MRI yang diberikan merupakan barang bekas. 

"Yang lebih parah lagi, alat MRI tersebut tidak memiliki izin legalitas," tambahnya. 

Berkaitan kasus tersebut, pihak RSOP Purwokerto kemudian melaporkannya ke Polresta Banyumas

Kasus itu dilaporkan lantaran pihak RSOP sudah dirugikan.

Selain alat MRI yang tidak bisa digunakan, juga tidak memiliki izin legalitas, dan merupakan barang bekas. (Permata Putra Sejati)

Berasa Manis dan Legit, Durian Kartana Purbalingga Diajukan Dapat Sertifikasi Varietas Unggul Lokal

439 Nakes di Purbalingga Batal Divaksin Covid-19, Ini Penyebabnya

Sempat Tertulup Bius, Kera Ekor Putih Berhasil Lolos dari Perburuan Petugas Damkar Banjarnegara

Pebalap Liar di Banjarnegara Harus Hancurkan Knalpot Brongnya Pakai Palu, Setelahnya Dibawa Pulang

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved