Breaking News:

Berita Kriminal

RS Ortopedi Purwokerto Kena Tipu, Beli MRI Tidak Sesuai Perjanjian, Direktur PT TAM Jadi Tersangka

Direktur perusahaan medis yang berada di Jakarta itu diduga telah melakukan tindak penipuan pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSOP Purwokerto.

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Kasatreskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penyidik Satreskrim Polresta Banyumas menetapkan BEN (55), Direktur PT Trimulya Andalan Medika, sebagai tersangka. 

Direktur perusahaan medis yang berada di Jakarta itu diduga telah melakukan tindak penipuan pengadaan alat kesehatan (alkes). 

Pelaku diduga melakukan penipuan dengan korban Rumah Sakit Ortopedi Purwokerto (RSOP) dalam pembelian alat medis jenis Magnetic Resonance Imoging (MRI). 

Sengketa Lahan Kebondalem Purwokerto Belum Usai, Rencana Pembangunan Pusat Grosir Masih Terganjal

Berbekal Baterai dan Sling Baja, Mahasiswa Unsoed Purwokerto Ciptakan Alat Deteksi Dini Longsor

5.432 Pekerja di Banyumas Dirumahkan Akibat Pandemi Covid, Mayoritas Pekerja Bidang Pariwisata

Kasus Covid Tembus 6.774 Pasien, Bupati Banyumas Ajak Ormas Jaga Warga Desa dari Penularan Corona

BEN, warga Duren Sawit, Jakarta Timur itu ditetapkan sebagai tersangka dengan nilai kerugian mencapai sekira Rp 7 miliar.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry mengatakan, penetapan tersangka setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan gelar perkara.

"Penyidik sudah menetapkan tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (2/2/2021). 

Sementara itu kuasa hukum RSOP Purwokerto, Arif Budi Cahyano menjelaskan, kasus dugaan penipuan itu berawal saat kliennya Nurbania Putri, Direktur RSOP mengajukan kredit ke Bank Mandiri Purwokerto pada 2017 sebesar Rp 10 miliar untuk pembelian MRI.

Namun pengajuan kredit tersebut ditolak.

Oleh oknum pegawai Bank Mandiri itu kemudian disarankan untuk membeli alat MRI melalui rekanannya di Jakarta dengan alasan lebih murah yakni Rp 7 miliar.

Dalam pembelian alat MRI tersebut pihak Bank Mandiri bersedia mencairkan kredit Rp 4,2 miliar.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved