Breaking News:

PSIS Semarang

Ditawari Main di Liga Thailand di Tengah Liga 1 Vakum, Begini Jawaban Bek PSIS Semarang Rio Saputro

Bek tengah PSIS Semarang Muhammad Rio Saputro sempat mendapat tawaran main di liga Thailand dari seorang agen.

TRIBUNBANYUMAS/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Muhammad Rio Saputro dalam sesi latihan bersama PSIS Semarang, 19 Juni 20219. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Di tengah penghentian sementara kompetisi Liga 1, bek tengah PSIS Semarang Muhammad Rio Saputro sempat mendapat tawaran main di liga Thailand dari seorang agen.

"Ada agen yang menawarkan saya bermain di Thailand. Saya belum tahu (statusnya) pinjaman atau permanen. Agennya bilang ke saya 'Sudah kamu main di Liga Thailand saja'," kata Rio kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (26/1/2021).

Namun, belum ada kabar lebih lanjut mengenai keseriusan sang agen memboyongnya ke Thailand.

Karenanya, ia lebih memilih tetap memantapkan hati di Tim Mahesa Jenar.

Rio juga menegaskan, dirinya memilih menghormati kontraknya di PSIS dan ingin menuntaskan terlebih dahulu.

"Katanya, dia (Agen--red) mau bicara ke manajemen tapi sampai sekarang belum ada calling calling lagi. Bagaimana update-nya. Kalau dari agennya memang niat, ya mungkin dia bisa melobi bos (CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi--red). Tapi, sampai sekarang, tidak ada kabar. Sebatas menawari saja," kata Rio.

Baca juga: Liga 1 Vakum, Bek PSIS Semarang Alih Profesi Sementara Jadi Penjual Durian

Baca juga: Doa dan Harapan Pelatih PSIS Semarang, Dragan: Segeralah Kompetisi Liga 1 2021 Digelar

Baca juga: Nasib Fandi Eko Utomo Belum Jelas di PSIS Semarang, Imbas Liga 1 2020 Disetop

Baca juga: Liga 1 2020 Disetop, Pelatih PSIS Semarang Punya Harapan Sekaligus Permintaan Ini

Kontrak pemain berusia 25 tahun asal Jepara tersebut di PSIS, masih berjalan hingga akhir musim kompetisi 2021.

"Tapi, saya balik lagi, soal attitude. Di Semarang, kontrak saya belum selesai. Kecuali, kalau kontrak saya sudah selesai, saya boleh cobalah ke sana. Tapi kan masih ada kontrak di tim, gak enak," kata Rio.

"Ada Liga utama ada divisi duanya. Kalau klubnya, saya belum dikasih tau. Pokoknya, Liga Thailand, kata agennya," imbuh pemain yang juga memiliki koleksi motor klasik tersebut.

Berbicara soal kesetiaan di PSIS, ia menjelaskan, tim kebanggan masyarakat Kota Semarang tersebut sudah banyak berjasa dalam karir sepakbolanya.

Tercatat, Rio juga merupakan satu penggawa inti PSIS yang berhasil main di Liga 1. Pada musim 2017 silam, Rio merumput di Liga 2.

"Saya bisa berada di posisi saat ini berawal dari PSIS. Sekarang, andaikata banyak tim yang menawari, saya masih menghormati kontrak di PSIS. Apalagi, sudah lama juga di PSIS. Jadi, ojo sakpenake dewe lah," ucapnya.

Setelah menjadi tulang punggung PSIS di Liga 2 musim 2017, karir Rio mulai menanjak seiring perjalanan PSIS di Liga 1.

Baca juga: Vaksinasi Covid di Jateng Sudah Serentak, 1 Penerima Sempat Pingsan seusai Divaksin

Baca juga: Mayat Perempuan Ditemukan di Gubuk Sawah di Rembang Purbalingga: Berambut Ikal, Pakai Daster Biru

Baca juga: PPKM Banjarnegara Diperpanjang sampai 8 Februari, PKL dan Angkringan Buka sampai Pukul 22.00 WIB

Baca juga: Dilaporkan Tak Sesuai Spek, Kejari Kota Tegal Selidiki Dugaan Korupsi Revitaliasi Alun-alun

Pada kompetisi Liga 1 musim 2018, Rio mengemas 11 kali penampilan. Kala itu, ia harus bersaing ketat dengan rekan duetnya di Liga 2, Haudi Abdillah, yang didapuk sebagai kapten tim, kemudian stopper asing Petar Planic, serta bek senior Fauzan Fajri Nasrullah.

Di kompetisi Liga 1 musim 2019, Rio mencatatkan 24 kali penampilan. Sementara, di kompetisi Liga 1 musim 2020, yang hanya berjalan tiga pekan, Rio mengemas dua penampilan. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved