Breaking News:

Superball

CEO Safin Pati Football Academy Terpilih Jadi Pelatih Kepala Timnas Indonesia Wanita, Ini Programnya

CEO Safin Pati Football Academy (SPFA) Rudy Eka Priyambada dipilih PSSI menjadi pelatih kepala timnas Indonesia wanita.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Head Coach Timnas Indonesia Wanita, Rudy Eka Priyambada 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – CEO Safin Pati Football Academy (SPFA) Rudy Eka Priyambada dipilih PSSI menjadi pelatih kepala timnas Indonesia wanita.

Usai terpilih, Rudy Eka segera mempersiapkan sejumlah program untuk skuad Garuda Pertiwi.

Tahun 2021 ini, timnas wanita senior memiliki sejumlah agenda di level internasional. Di antaranya, kualifikasi AFC Womens Asian Cup 2021 yang berlangsung 13-25 September 2021, serta ajang SEA Games 2021 pada 15 November-1 Desember 2021.

"Saya bersyukur diberi kepercayaan ini. Program kerja pertama ada beberapa tahap. Dimulai dari perekrutan staf, pemain, hingga uji coba dan pemusatan latihan (TC) jangka panjang," kata Rudy Eka Priyambada, Sabtu (23/1/2021) malam, sebagaimana rilis yang diterima Tribunbanyumas.com.

Baca juga: Cekcok dengan Suami, Nunung Dikabarkan Nekat Melompat dari Mobil dan Jatuh di Sungai Sani Pati

Baca juga: Persipa Pati Buka Akademi, Berburu Talenta Muda Hingga ke Pelosok Desa, Kardi: Ini Jadi Bank Pemain

Baca juga: Layanan Pendaftaran Ditutup Lebih Awal di MPP Pati, Sugiyono Sebut Selama Penerapan PPKM

Baca juga: Gerebek Lokasi Judi Sabung Ayam di Sukolilo Pati, Polisi Hanya Dapati Arena Kosong dan 28 Motor

Mengenai ketertarikannya untuk menangani timnas wanita, mantan pelatih PS Tira di ajang Liga 1 itu mengatakan, bermula dari informasi lowongan posisi pelatih kepala di timnas wanita.

Dengan lisensi AFC Pro dan pengalaman menangani tim senior, Rudy Eka pun akhirnya memutuskan mencoba melamar.

"Saya dites PSSI, dimana ada coach Danurwindo, coach Indra Sjafri, dan beberapa pelatih berpengalaman lain," ucap mantan pelatih klub Al Najma di Liga Bahrain itu.

Dia menambahkan, passion-nya di sepak bola menjadikannya begitu termotivasi mengikuti seleksi untuk menjadi pelatih timnas wanita.

Terlebih, dia juga sempat menjadi juru taktik di klub sepak bola wanita di Australia.

"Bagi saya, membela bangsa adalah wajib hukumnya. Dan ini juga impian semua pelatih. Saya pribadi juga tertantang untuk menciptakan sejarah bersama tim sepak bola wanita," tegas dia.

Halaman
12
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved