Breaking News:

Penanganan Corona

Ibu Hamil, Anak-anak, dan Lansia Belum Boleh Divaksin Covid, Begini Penjelasan IDI Kabupaten Tegal

Ketua IDI Kabupaten Tegal Mohamad Sofwan Arifi menjelaskan alasan pengelompokan penerima vaksinasi Covid-19 ini.

TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Ketua IDI Kabupaten Tegal Mohamad Sofwan Arifi dalam konferensi pers di rumah dinas Bupati, Kamis (21/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sedang berlangsung di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah.

Namun, tak semua masyarakat bisa divaksin. Ada sebagian kelompok yang belum diperbolehkan disuntik vaksin Covid-19.

Mereka adalah ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan orangtua berumur di atas 60 tahun.

Dari batasan usia, vaksinasi ini hanya boleh diberikan kepada warga berumur 18 sampai 59 tahun.

Ketua IDI Kabupaten Tegal Mohamad Sofwan Arifi menjelaskan alasan pengelompokan penerima vaksinasi Covid-19 ini.

Sofwan mengatakan, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan lansia di atas 60 tahun bukannya tidak boleh atau tidak bisa divaksin Covid-19.

Hanya saja, vaksin yang tersedia sekarang belum diuji klinis bagi kelompok tersebut sehingga belum diketahui keamanannya jika disuntikkan kepada mereka.

Karena, awal pengujian vaksin Sinovac yang berasal dari China ini memang untuk usia 18-59 tahun.

Baca juga: 8 Nakes di Jateng Alami Efek Samping Seusai Vaksinasi Tahap Pertama, Begini Kondisi Mereka Sekarang

Baca juga: Sepekan Setelah Disuntik Vaksin, Bupati Sleman Sri Purnomo Positif Covid

Baca juga: Miliki Stok 600 Juta Dosis Vaksin Covid, Menkes: Indonesia Beruntung

Baca juga: Vaksinasi Covid di Jateng Resmi Dimulai, Gubernur Ganjar Mengaku Lapar seusai Disuntik Vaksin

Tapi, tidak menutup kemungkinan, sejalan pelaksanaan vaksinasi ternyata hasil uji klinisnya sehat dan tidak ada efek samping, Sofwan menyebut, pasti vaksin yang sama akan diberikan.

"Saat ini, belum ada uji klinis yang menyebut bahwa vaksin Covid-19 aman bagi ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan lansia di atas 60 tahun. Sehingga, sampai sekarang, kami pun masih menunggu. Tapi, ya kalau nanti sudah ada pernyataan aman, pasti akan diberi vaksin juga," terang Sofwan, Kamis (21/1/2021).

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved