Breaking News:

PSBB Jawa Bali

Sepekan PPKM di Jateng, Ganjar: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Kendal Belum Bikin Regulasi Resminya

Berdasarkan data Dinkes Jateng, pada Senin (18/1/2021) masih terjadi peningkatan kasus aktif yakni sebanyak 1.225 pasien.

TRIBUNBANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat rapat kerja di Kantor Gubernur, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah berjalan selama sepekan ini.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut, namun aturan terkait PPKM belum begitu dirasakan.

Hal itu lantaran masih adanya peningkatan kasus Covid-19 di Jawa Tengah.

Baca juga: 8 Nakes di Jateng Alami Efek Samping Seusai Vaksinasi Tahap Pertama, Begini Kondisi Mereka Sekarang

Baca juga: Candi di Jateng Tutup selama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Ini Daftarnya

Baca juga: Kaji Tanah Bergerak di Banjaran Purbalingga, Bupati Tiwi Minta BPBD Gandeng Tim Geologi Jateng

Baca juga: Tribun Jateng Luncurkan Tribunpantura.com, Portal Berita yang Mencakup Pantura Barat di Jateng

Berdasarkan data Dinkes Jateng, pada Senin (18/1/2021) masih terjadi peningkatan kasus aktif yakni sebanyak 1.225 pasien.

Lalu ada pasien meninggal 47 orang dan yang sembuh 1.272 orang.

Meskipun demikian, Ganjar menegaskan, terdapat pengurangan intensitas masyarakat yang berkerumun di sejumlah tempat sebagai dampak positifnya.

Sehingga, diharapkan aturan yang ada dalam PPKM dapat terus didorong dan diperketat lagi.

"Kegiatan masyarakat yang sifatnya berkerumun mulai berkurang."

"Dalam sepekan terakhir ini sampai 25 Januari 2021, pengetatan harus terus dilakukan," tandasnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (18/1/2021).

Dia menceritakan di awal-awal penerapan PPKM terjadi sejumlah gesekan antara petugas dan masyarakat.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved