Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Anak Mantan Kades Srinahan Pekalongan Jadi Korban Laka Sriwijaya Air: Pilot NAM Air, Berangkat Dinas

Satu di antara korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu merupakan warga asli Desa Srinahan, Kesesi, Pekalongan, Didik Gunardi.

TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Inda Gunawan, kakak kandung Didik Gunardi, memperlihatkank foto adiknya, saat ditemui di kediamannya di Kabupaten Pekalongan, Minggu (10/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Seorang warga RT 11 RW 4, Dukuh Besimahan, Desa Srinahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak di Perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Sirnahan Keswanto saat ditemui Tribunbanyumas.com, Minggu (10/1/2021).

"Betul Mas, salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu merupakan warga asli Desa Sirnahan. Namanya, Didik Gunardi. Didik merupakan anak dari Ruslani, mantan Kades Sirnahan," kata Keswanto.

Baca juga: Bawa 53 Penumpang dan 12 Awak, Berikut Kornologi serta Fakta Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

Baca juga: Tim Gabungan Temukan Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Mulai Pecahan Ban Hingga Potongan Tubuh

Menurut Keswanto, Didik berumur 49 tahun dan merupakan putra daerah Desa Sirnahan yang menjadi pilot di NAM Air.

"Informasi dari keluarga, Didik berangkat bersama lima crew NAM Air ke Pontianak untuk mengambil pesawat," imbuhnya.

Ia mengungkapkan, kabar tersebut diterima keluarga pada hari Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat disinggung mengenai risiko terburuk atas nasib Didik, Keswanto menambahkan, pemerintah desa sudah menyiapkan akomodasi untuk keluarga, di antaranya menyiapkan mobil ambulans.

"Saya rasa, kemungkinan besar, dari pihak keluarga menginginkan, bilamana terjadi hal yang sangat fatal, kemungkinan jenazah akan dibawa ke Desa Sirnahan," tambahnya.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (10/1/2021) siang.

Hingga Minggu, petugas gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi.

Tim gabungan sudah menemukan sejumlah serpihan dan potongan tubuh diduga penumpang pesawat Sriwijaya Air untuk dilakukan identifikasi. (*)

Baca juga: Hapus Honorer, Pemerintah Buka 1 Juta Lowongan Guru Jalur PPPK Tahun Ini

Baca juga: Menang 0-4 Atas Granada, Barcelona Mulai Pede Bahas Perebutan Gelar Liga Spanyol

Baca juga: Selain Nakes dan Bupati, Ini Sasaran Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di Kendal Mulai 15 Januari

Baca juga: Tertimbun Longsor Susulan di Sumedang, Danramil Cimanggung dan 10 Warga Tewas. 70 Orang Masih Dicari

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved