Breaking News:

Berita Banjarnegara

80 Anak Yatim Diajak Wisata Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara, Kevin Jadi Teringat Almarhum Ayah

Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara (JBB) misalnya, punya inisiatif mengajak anak-anak yatim berwisata.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Sebanyak 80 anak yatim di Banjarnegara mengikuti kegiatan bertajuk "Plesir Bareng Yatim", Minggu (3/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Berwisata jadi momentum mengasyikkan bagi keluarga. Sebagian masyarakat bahkan mudah mengagendakan berwisata dengan orang-orang terdekat. Plesir sudah lumrah di masyarakat.

Tetapi, tidak bagi anak- anak yatim kurang mampu. Wisata bagi mereka mungkin adalah hal mewah.

Mereka tidak lagi memiliki orangtua yang senang memanjakan anaknya, termasuk mengajak tamasya.

Padahal, layaknya anak pada umumnya, mereka tentu ingin merasakan indahnya plesiran.

Beruntung, masih ada orang-orang yang peduli untuk menyenangkan anak yatim.

Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara (JBB) misalnya, punya inisiatif mengajak anak- anak yatim berwisata.

Alhasil, sebanyak 80 anak yatim di Banjarnegara telah mengikuti kegiatan bertajuk "Plesir Bareng Yatim", Minggu (3/1/2021) lalu.

Baca juga: Modus Kartu ATM Tertelan Masih Terjadi, WD Kehilangan Rp 45 Juta di SPBU Mandiraja Banjarnegara

Baca juga: Prostitusi Berkedok Panti Pijat Urat Syaraf di Banjarnegara, Polisi Tangkap Ibu Rumah Tangga

Baca juga: Kata Tina Soal Kondisi Homestay di Dieng Banjarnegara: Dahulu Kebanjiran Tamu, Kini Terasa Hampa

Baca juga: Jadi Perhatian Serius, Kasus Pencabulan Tahun Ini Meningkat Dua Kali Lipat di Banjarnegara

Mereka berasal dari panti asuhan Griya Amanah Sejahtera dan dari sekitar kota Banjarnegara.

Mereka diajak ke obyek wisata yang baru saja dibuka, Surya Yudha Park 2, di Kampung Gotong Royong, Prajuritan, Banjarnegara.

"Kami ambil pekan terakhir liburan sehingga tidak terlalu padat," Pembina Yayasan JBB Turiman, Jumat (8/1/2021).

Di tempat itu, mereka menikmati indahnya aneka taman bunga. Mereka juga menikmati wisata edukasi tanam buah dalam pot (Tabulampot).

Usai kegiatan mengasyikkan itu, anak-anak malang ini pun ditraktir makan bersama.

Turiman mengatakan, kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ini sengaja dilaksanakan di tempat wisata yang baru dibuka guna menghindari kerumunan yang terlalu padat.

Semua peserta diwajibkan memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan.

"Ini sangat berkesan untuk mereka karena hampir setahun, selama pandemi, kesempatan berwisata hampir tidak pernah ada," jelas Turiman.

Baca juga: Ini 9 Ruas Jalan di Kota Semarang yang Ditutup 11-25 Januari, Termasuk Simpang Lima dan Kota Lama

Baca juga: Terancam Batal, Popda Eks-Karesidenan Banyumas 2021 Tunggu Kepastian Tim Satgas Penanganan Covid-19

Baca juga: Ingin Tahu Perkembangan Aktivitas Gunung Merapi? Ini Link Pantauan dari BPPTKG Yogyakarta

Baca juga: Gelap Mata, Kakek 65 Tahun di Blora Bacok Mantan Istri yang Berduaan dengan Pria Lain di Sawah

Salah satu peserta, Kevin mengaku, sangat bahagia bisa berwisata diajak JBB.

Kegiatan ini mengingatkannya pada ayahnya yang sudah tiada. Ia mengenang, saat ayah masih hidup, dia suka mengajak Kevin pergi jalan-jalan.

"Senang, bisa jalan-jalan. Dulu, waktu Bapak masih ada, juga suka mengajak jalan-jalan" ujar Kevin. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved