Berita Viral

Viral Foto Karangan Bunga Bernada Sindiran di Sragen, Berawal dari Arisan Bodong

Postingan berisi gambar karangan bunga bernada nyinyir dalam pesta perkawinan di Sragen, viral di media sosial.

Editor: rika irawati
Tangkap layar Instagram
Foto karangan bunga di acara pernikahan di Sragen, viral di media sosial. Karangan bunga berisi sindiran terkait arisan bodong itu dikirim anggota arisan yang jengkel lantaran uang yang disetor ditilep saudara mempelai. 

Orang yang dilaporkan berinisial DM (21), perempuan asal Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Purbo Adjar Waskito mengatakan, memang sudah ada pelaporan tersebut.

"Kami sudah terima pelaporan tersebut," papar dia.

Purbo mengatakan, belum bisa banyak memberikan keterangan terkait kasus tersebut.

"Saat ini kami lakukan penyelidikan," papar Purbo, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Empat Pemuda di Kediri Tewas setelah Pesta Miras, Polisi Kesulitan Kumpulkan Keterangan dari Warga

Baca juga: Kirim Anggota ke Dinkes, Kodim 0715 Kendal Pelopori Donor Plasma Konvalesen bagi Pasien Covid-19

Baca juga: Lanjutan Liga 1 Tak Kunjung Dimulai, GM PSIS Semarang: Klub Sekarat

Baca juga: Jadi yang Pertama, Presiden Joko Widodo Bakal Divaksin Covid-19 13 Januari

Sementara itu, laporan penipuan investasi arisan online ini dilayangkan pada 7 Desember 2020.

Korban penipuan investasi arisan online, Shinta Suryaningrum mengatakan, sudah ada barang bukti yang dia lapirkan saat melakukan pelaporan itu.

Satu di antaranya adalah bukti transfer dan tangkapan layar.

"Bukti transfer dan sejumlah tangkapan layar jadi barang bukti yang kami lampirkan," ungkap Shinta kepada TribunSolo.com, Rabu (23/12/2020).

Pemanggilan sejumlah anggota yang menjadi korban investasi bodong akan segera dilakukan Polresta Solo.

Mereka akan dimintai keterangan terkait investasi bodong yang ditawarkan DM kepada para korbannya.

Kronologi Peristiwa versi Korban

Sebelumnya, lantaran teman SMK, ratusan orang tertarik menjajal investasi bodong yang ditawarkan, DM (21), perempuan asal Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Tawaran tersebut disampaikan pelaku dalam grup Whatsapp yang sedianya grup arisan online.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved