Breaking News:

Berita Tegal

Cerita Haru Viralnya Pemuda Gali Kuburan di Tegal, Wawan Mengalami Gangguan Saraf

Orangtua Wawan, Nur (49) mengatakan, ada gangguan saraf yang menimpa anak keduanya itu dan berlangsung sudah tiga bulan, sejak Oktober 2020.  

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Lokasi aksi pemuda di Tegal yang menggali kuburan menggunakan kedua tangannya, berada di sebelah selatan Pasar Bandung Kimpling Lama, Kota Tegal, Sabtu (2/1/2021). 

"Sejak bapaknya meninggal dunia, dia selalu bilang pengin bahagian mamah."

"Sampai sekarang setelah ngamuk dia masih bilang, pengin bahagian mamah," ungkapnya. 

Nur mengatakan, anaknya hanya lulusan SMP. 

Sempat akan digratiskan melanjutkan SMA, namun anaknya menolak dengan alasan agar bisa membahagiakan orangtua. 

Setelah lulus SMP, dia bekerja sebagai OB di Jakarta. 

Berhenti bekerja jadi OB dia bekerja di pelayaran sampai Juli 2020. 

Nur mengatakan, ia sedang mengajukan bantuan kepada kelurahan agar anaknya bisa ditempatkan di pondok pesantren pengobatan di Jawa Timur. 

Ia berharap pihak kelurahan bisa membantunya. 

"Sudah mengajukan buat berobat secara gratis."

"Semoga pihak kelurahan bisa membantu," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: Begini Cara Pengelola Museum di Purbalingga Atasi Penurunan Jumlah Pengunjung, Misal Bikin Workshop

Baca juga: Tragedi Perahu Tersapu Ombak di Pantai Menganti Kebumen, Nelayan Harapkan Lahan Parkir Diperluas

Baca juga: Ini Promo Realme Sepanjang Januari 2021, Beli Realme 7 Series Dapat Buds Classic Senilai Rp 119.000

Baca juga: Pesan Tiket Bus Kini Bisa dari Rumah, Kemenhub Luncurkan Jaketbus, Unduh Saja di Google Play Store

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved