Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Taman Buah Desa Kalisalak Bakal Jadi Ikon Baru di Batang, Luasannya Capai 25 Hektare

Luasan taman buah di Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang mencapai 25 hektare, yang memanfaatkan tanah bengkok. 

PEMKAB BATANG
Bupati Batang Wihaji menanam bibit tanaman buah, di taman buah Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung bakal menjadi ikon baru di Kabupaten Batang

Pasalnya di desa tersebut dibangun eduwisata berupa taman buah yang diisi berbagai varian tanaman. 

Adapun luasan taman buah di Desa Kalisalak mencapai 25 hektare, yang memanfaatkan tanah bengkok. 

Baca juga: 372.080 Warga Batang Diusulkan Jadi Penerima Vaksin Covid-19, Berikut Hasil Pendataan Dinkes

Baca juga: Kasus Narkotika Mendominasi Tahun Ini, Berikut Catatan Akhir Tahun Polres Batang

Baca juga: APBD TA 2021 Kabupaten Batang Alami Defisit Hingga Rp 85 Triliun, Ini Kata Bupati Wihaji

Baca juga: Bupati Wihaji Sebut Kini Batang Peringkat Pertama Kasus Covid-19 di Jateng, Tiap Hari Ada 40 Kasus

Dipaparkan Harianto, pendamping taman buah yang difokuskan untuk memberi edukasi mengenai tanaman durian oleh Dirjen Holtikultura itu, di taman buah Desa Kalisalak juga akan ditanami ribuah durian. 

"Untuk durian yang akan ditanam mencapai 2.500 pohon dengan tiga varian unggulan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (1/1/2021).

Dilanjutkannya, tiga jenis durian unggulan yaitu durian musang king, bawor, dan duri hitam akan ditanam di lokasi tersebut. 

"Varian durian itu sampai sekarang menjadi unggulan di Indonesia, karena terkenal dengan rasa legit serta paitnya," jelasnya. 

Terpisah, beberapa waktu lalu Bupati Batang Wihaji menuturkan, selain durian, kelengkeng, dan mangga, serta tanaman buah lainnya akan ditanam di taman buah Kalisalak. 

"Kami berharap beberapa tahun ke depan, taman buah Desa Kalisalak bisa menjadi sentra eduwisata taman buah," katanya. 

Ditambahkannya, warga desa yang akan menggarap lahan akan diuntungkan dengan adanya taman buah tersebut. 

"Karena warga desa, mendapatkan pendampingan serta bibit."

"Jika berkembang akan menguntungkan warga desa dari hasil tiket serta penjualan buah," tambahnya. (Budi Susanto)

Baca juga: Vikasso Beli Sepaket Seharga Rp 3 Juta, Pasutri Edarkan Uang Palsu Saat Berwisata ke Wonosobo

Baca juga: Polresta Banyumas Bekuk 2 Pencuri Penggilngan Padi, Beraksi dari Pemalang Hingga Wonosobo

Baca juga: Sasaran Penerima Vaksin Sudah Dilaporkan, Dinkes Temanggung: Pemetaan Sekadar Rentan Usia

Baca juga: Ini Alasan Petani di Temanggung Semprot dan Jual Cabai Hijau Pakai Cat Warna Merah

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved