Breaking News:

Berita Cilacap

Viral Video Bullying Remaja Putri di Cilacap, Polisi: Katanya Karena Emosi Sesaat

Dalam video yang berdurasi 27 detik tersebut memperlihatkan seorang remaja putri yang menangis karena dijambak dan mendapatkan kata-kata kasar.

ISTIMEWA
Capture video kasus bullying yang terjadi di Kabupaten Cilacap oleh sekelompok orang remaja putri, Rabu (30/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Sebuah video perundungan atau bullying yang dilakukan sekelompok remaja putri di Kabupaten Cilacap menjadi viral di sosial media, baik itu di Facebook maupun Instagram.

Dalam video yang berdurasi 27 detik tersebut memperlihatkan seorang remaja putri yang menangis karena dijambak dan mendapatkan kata-kata kasar.

Video itu juga direpost di sebuah akun Instagram @jayalah.negeriku dan sudah ditonton 5.321 tayangan dan 59 komentar, pada Rabu (30/12/2020) sekira pukul 11.53.

Baca juga: Buaya Muara Ditemukan Mati di Perairan Segara Anakan Cilacap, Bobotnya Capai 100 Kilogram

Baca juga: Luwesnya Sinterklas Menari Sufi di Gereja St Theresia Majenang, Begini Suasana Misa Natal di Cilacap

Baca juga: Berdalih Bantu Saudara, Warga Adipala Cilacap Ini Pilih Gadaikan Mobil Rental di Temanggung

Baca juga: Vaksin Covid-19 Didistribusikan Mulai Desember di Jateng, Cilacap Dapat Jatah Paling Banyak

Kasus tersebut diduga terjadi di Jalan Pemintalan, Kabupaten Cilacap

Selain dijambak, remaja putri itu juga mendapatkan kekerasan secara verbal oleh beberapa remaja lainnya. 

Dalam video itu terlihat seorang gadis yang menggunakan jaket jeans menjambak rambutnya. 

Sementara itu gadis berkaos merah dan berkerudung melihat dan menonton kejadian tersebut.

Gadis-gadis lainnya juga ikut melontarkan kalimat yang kurang pantas.

Polres Cilacap sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terkait video bullying tersebut.

Kasat Reskrim Polres Cilacap, AKP Rifeld Constatien Baba mengatakan, saat ini kelima remaja putri tersebut telah dipertemukan.

"Mereka semua adalah remaja putri di bawah umur."

"Intinya motifnya adalah karena emosi sesaat." 

"Kami sudah panggil dari orangtua dan pihak sekolah untuk mengetahui lebih lanjut," tuturnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (30/12/2020). 

Terkait alasan utama pembullyan tersebut, polisi saat ini masih menyelidikinya. (Permata Putra Sejati)

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 30 Desember 2020: Banyumas Bakal Diguyur Hujan Lebat Kamis Dini Hari

Baca juga: Catatan Akhir Tahun BNNK Banyumas: Rehabilitasi, 80 Persen Pengguna Narkoba Usia 15 Hingga 20 Tahun

Baca juga: Bandungan Semarang Jadi Lokasi Latihan dan Pengkaderan, FKPT Jateng: Bentuk Baru Gerakan Terorisme

Baca juga: Santri Rentan Terpapar Covid-19, Dewan Minta Ponpes Jadi Prioritas Vaksinasi di Jateng

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved