Berita Solo

Puskesmas Gajahan Solo Tutup Sementara setelah Tenaga Administrasi Meninggal Akibat Covid-19

Layanan kesehatan di Puskesmas Gajahan Solo ditutup sementara setelah seorang petugas di puskesmas tersebut meninggal akibat terpapar virus Covid-19.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pencegahan corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Layanan kesehatan di Puskesmas Gajahan Solo ditutup sementara setelah seorang petugas di puskesmas tersebut meninggal akibat terpapar virus Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih menerangkan, petugas puskesmas yang meninggal positif Covid-19 merupakan tenaga administrasi.

"Jadi, pelayanan kesehatan puskesmas (Gajahan) saya tutup. Untuk layanan kesehatan, dialihkan tapi tidak meninggalkan fungsi pelayanan," kata Siti di Solo, Senin (28/12/2020).

Baca juga: Ketahuan Jogo Tonggo, Tiga Pemudik di Solo Akhirnya Dikarantina di Solo Technopark

Baca juga: Kampus ISI Solo Ditutup Sepekan Menyusul Temuan 2 Kasus Covid-19

Baca juga: Beda Perlakuan, Wali Kota Solo Persilakan Wisatawan Datang dan Pemudik Wajib Bawa Hasil Tes PCR

Baca juga: Dinilai Tak Efektif, Pemkot Solo Batal Lakukan Skrining Pemudik di Terminal dan Stasiun

Siti mengatakan, layanan kesehatan Puskesmas Gajahan dialihkan ke Puskesmas Jayengan dan Sangkrah.

"Kenapa saya memakai dua puskesmas, karena Sangkrah sendiri pasiennya sangat banyak," terang dia.

Siti menerangkan, penutupan layanan kesehatan Puskesmas Gajahan untuk kepentingan tracing kontak tenaga administrasi meninggal positif Covid-19.

30 petugas lainnya di-swab

Menurut Siti, ada sekitar 30 petugas Puskesmas Gajahan yang saat ini menjalani pemeriksaan swab.

"Hari ini, kami lakukan swab kepada seluruh karyawan karena terhadap kasus meninggal dan terkonfirmasi (positif Covid-19)," terang dia.

Siti menceritakan, petugas puskesmas itu masuk ke rumah sakit pada Senin (21/12/2020) karena merasakan keluhan.

Dia kemudian di-swab menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR). Namun, pada Minggu (27/12/2020), yang bersangkutan meninggal dunia.

Hasil swab PCR yang keluar Minggu siang menunjukkan pegawai puskesmas tersebut positif Covid-19.

"Dia sudah opnam mulai 21 Desember 2020. Kemarin siang dapat informasi, hasilnya keluar positif. Kemudian, sore ada kabar meninggal," katanya.

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Minati GeNose, Alat Deteksi Covid-19 Berbasis Embusan Napas dari UGM

Baca juga: Usai Membacok Ayah Anak, Pria di Wonogiri Mengakhiri Hidup Lewat Cara Gantung Diri

Baca juga: Gerebek Lokasi Judi Sabung Ayam di Sukolilo Pati, Polisi Hanya Dapati Arena Kosong dan 28 Motor

Baca juga: Wakil Wali Kota Tegal Jumadi Ajak Umat Kristen Jadi Relawan Mandiri Covid-19

Penutupan sementara layanan kesehatan puskesmas karena ada petugas terkonfirmasi positif Covid-19 bukan kali pertama di Solo.

Sebelumnya, Pemkot Solo juga menutup layanan kesehatan puskesmas pembantu, yakni Mojosongo dan Semanggi.

Sementara, berdasarkan data kasus Covid-19 Solo yang dirilis pada Senin (28/12/2020), tercatat ada 4.493 kasus.

Rinciannya, adalah pulang atau sembuh ada 2.925 orang, isolasi mandiri ada 1.109 orang, rawat inap ada 224 orang dan meninggal dunia ada 235 orang. (*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul "Petugas Puskesmas di Solo Meninggal Positif Covid-19, Layanan Ditutup Sementara".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved