Breaking News:

Berita Kriminal

Polisi Akhirnya Tangkap Pelaku Curanmor Spesialis Masjid di Pati, Satu Masih Berstatus DPO

Kasat Reskrim Polres Pati, AKP Sudarno mengatakan, ada satu pelaku lainnya, rekan MR, yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Kapolres Pati, AKBP Arie Prasetya Syafaat menunjukkan barang bukti kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Mapolres Pati, Senin (21/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Satreskrim Polres Pati menangkap MR (32), tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah beraksi di 14 lokasi yang berbeda.

Dari pelaku tersebut, polisi menyita tujuh motor.

Enam motor merupakan hasil curian.

Sedangkan satu lainnya merupakan sarana yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Baca juga: Persiapan Jelang SEA Games 2021, Dua Pemain PSIS Semarang Gabung Timnas U-22 Indonesia

Baca juga: Yoyok Sukawi Tak Risau Kehilangan Pemain, PSIS Semarang Sudah Sepakat Sejak Awal Pandemi

Baca juga: Rest Area Jalan Tol akan Jadi Fokus Operasi Penegakan Prokes di Jateng selama Libur Nataru

Baca juga: Sepakat dengan Gubernur Jateng, Bupati Temanggung Tak Akan Paksakan KBM Tatap Muka Digelar Januari

“Pelaku kami tangkap pada Desember 2020 ini,” ujar Kapolres Pati, AKBP Arie Prasetya Syafaat kepada Tribunbanyumas.com, Senin (21/12/2020).

Ketika ditanyai Kapolres, MR mengaku berperan sebagai tukang antar alias joki dalam kasus pencurian ini.

Kepada Kapolres, ia mengatakan bahwa aksi pencurian kerap dilakukan di masjid pada waktu subuh.

“Jadi lokasi teraman bagi mereka untuk melancarkan aksi itu di masjid."

"Karena orang ketika salat tidak mungkin menoleh ke belakang,” kata AKBP Arie.

Menambahkan, Kasat Reskrim Polres Pati, AKP Sudarno mengatakan, ada satu pelaku lainnya, rekan MR, yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

Mengenai modus pencurian yang dilakukan tersangka pelaku, ia menjelaskan, mereka menggunakan kunci T.

“Kemudian begitu berhasil, nomor mesin motor mereka rusak untuk menghilangkan jejak."

"Alhamdulillah kami mendatangkan labfor dan insya Allah akan identik dengan lokasi pencurian,” kata dia. (Mazka Hauzan Naufal)

Baca juga: Sekda Komang Gede Irawadi Tegaskan Tidak Ada PSBB Maupun Jam Malam di Blora

Baca juga: Perayaan Natal Dibatasi Paling Banyak 50 Orang, Berlaku di Seluruh Gereja Kabupaten Blora

Baca juga: Pelancong Masuk Karanganyar Bakal Jalani Rapid Antigen, Kapolres: Diberlakukan Secara Acak

Baca juga: Perayaan Tahun Baru Ditiadakan di Kebumen, Yazid Ingatkan Kembali Pentingnya Protokol Kesehatan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved