Breaking News:

Berita Tegal

Angka Kemiskinan di Kota Tegal Bertambah 0,33 Persen, Jumadi: Alhamdulillah Cukup Terkendali

Dedy Yon Supriyono mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, saat ini angka kemiskinan di Kota Tegal sebesar 7,80 persen. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono (tengah) dan Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi (kiri) memimpin rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Tegal secara virtual, Jumat (18/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pemkot Tegal telah menggelar rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Tegal secara virtual pada Jumat (18/12/2020). 

Rapat koordinasi tersebut bertemakan 'Penguatan peran TKPK untuk percepatan penanggulangan kemiskinan di masa pandemi Covid-19 dan sosialisasi Permendagri Nomor 53 Tahun 2020'.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, saat ini angka kemiskinan di Kota Tegal sebesar 7,80 persen. 

Baca juga: Informasi Penting: Semua Jalur Menuju Pusat Kota Tegal Bakal Ditutup di Malam Pergantian Tahun

Baca juga: Dendam Soal Tanah, Warga Tegal Tega Tusuk Pakai Belati 2 Tetangganya. Satu Korban Akhirnya Tewas

Baca juga: Hiburan Malam Tahun Baru Dilarang di Kota Tegal, Dedy Yon Minta Warga Tetap di Rumah Saja

Baca juga: BPBD Kota Tegal Kebanjiran Order Semprot Disinfektan, Sehari Bisa Capai 12 Lokasi

Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 0,33 persen karena dampak pandemi Covid-19. 

Sebelumnya, angka kemiskinan Kota Tegal pada 2019 sebesar 7,47 persen. 

Meski demikian, menurut Dedy Yon, angka tersebut masih relatif kecil dan dapat dikendalikan dibandingkan wilayah lain. 

"Selain penanggulangan Covid-19, refoccusing anggaran yang kami lakukan juga difokuskan pada aspek pemulihan ekonomi," kata Dedy Yon kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (19/12/2020). 

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, yang juga Ketua TKPK Kota Tegal, mengatakan, peran TKPK menjadi sangat penting.

Karena menjadi pihak koordinasi dan penghubung antara pemerintah daerah dan pihak terkait dalam usaha pemulihan ekonomi daerah.

Terlebih pada situasi pandemi Covid-19.

“Patut bersyukur bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, kenaikan angka kemiskinan yang terjadi di Kota Tegal relatif lebih kecil."

"Alhamdulillah, cukup bisa terkendali,” ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: PT KAI Jalankan KA Purwojaya Saat Libur Nataru, Relasi Cilacap-Purwokerto-Gambir, Ini Jadwalnya

Baca juga: Rumah Kita Kini Hadir di Purwokerto, Toko Mebel dan Furniture Ini Beri Diskon Hingga 70 Persen

Baca juga: Diajak Tiwi Bersinergi Bangun Purbalingga, Begini Jawaban Oji: Saya Tetap Minta Bawaslu Bertindak

Baca juga: Emosi Saudara Kembar Dihina, Pemuda 21 Tahun Asal Kemangkon Tusuk Punggung Buruh di Purbalingga

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved