Pilkada Serentak 2020

Hasil Pilkada Kendal, Tingkat Partisipasi Pemilih 75,95 Persen, Besok Rekapitulasi Tingkat Kabupaten

KPU Kendal bersyukur karena terjadi peningkatan partisipasi masyarakat serta kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan saat menunaikan hak pilihnya.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Ketua KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Kabupaten Kendal'> Pilkada Kabupaten Kendal 2020 naik 8,53 persen dibandingkan Pilkada 2015.

Sebelumnya, tingkat partisipasi pemilih 5 tahun lalu hanya mencapai 67,42 persen.

Sedangkan pada Pilkada Serentak 2020 mencapai 75,95 persen.

Sementara target KPU RI, angka partisipasi pemilih Pilkada Serentak 2020 mencapai 77,5 persen.

Baca juga: Jelang Simulasi KBM Tatap Muka di Kendal, Sekolah Wajib Bentuk Satgas Covid-19, Form Sudah Ada

Baca juga: Ini Syarat Sekolah Bisa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka di Kendal, Guru Juga Wajib Rapid Test

Baca juga: Ketiban Berkah, Warga Panen Gratis Kerang yang Terbawa Ombak Besar di Pantai Sendang Sikucing Kendal

Baca juga: Hasil Hitung Cepat Pilbup Kendal 2020: Dibas Klaim Cuma Kalah di Dua Kecamatan, Lainnya Menang

Ketua KPU Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria bersyukur atas pencapaian tersebut.

Karenanya, Pilkada 2020 ini diselenggarkan di tengah pandemi Covid-19 dengan prosedur penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Ia juga mengapresiasi kepada seluruh penyelenggara Pilkada Serentak 2020 yang terlibat, serta masyarakat Kendal pada umumnya yang telah menyukseskannya.

Terkhusus setelah jalannya Pilkada, menurut Hevy berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti.

"Jalannya Pilkada lancar kondusif."

"Tak ada TPS yang terkendala sehingga tidak ada TPS yang melakukan pemungutan suara ulang," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (14/12/2020).

Hevy juga berterima kasih kepada TNI dan Polri yang telah membantu pengamanan selama proses Pilkada berlangsung.

Dengan pengamanan itu, dapat menghindarkan gangguan kriminalitas maupun gangguan lain hingga Pilkada bergulir. 

"Untuk tingkat ketidakhadiran tahun ini pun semakin kecil dibandingkan dengan Pilkada lima tahun lalu," ujarnya.

Kata Hevy, angka ketidakhadiran masyarakat hanya mencapai 24,05 persen."

"Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat Kendal sudah semakin sadar untuk memberikan dan mempergunakan hak suara guna menentukan pemimpin Kendal ke depan."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved